Daerah

Kodim 0106/Aceh Tengah Bangun Jembatan Apung di Linge

KETIKKABAR.com – Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) Kodim 0106/Aceh Tengah mulai membangun jembatan apung untuk memulihkan akses transportasi di Kecamatan Linge, Aceh Tengah, Sabtu (17/1/2026).

Langkah cepat ini diambil sebagai solusi strategis untuk menghubungkan Desa Jamat dan Desa Reje Payung yang terputus akibat bencana alam.

Pembangunan ini melibatkan personel TNI dari Yonif TP 854/DK serta berbagai instansi terkait untuk memastikan mobilitas warga kembali normal.

Seluruh peralatan dan material pembangunan seperti tali seling, drum plastik, besi, hingga balok kayu telah disiapkan di lokasi pengerjaan.

Material tersebut dirakit secara manual oleh petugas gabungan agar menjadi konstruksi jembatan yang kokoh dan aman bagi pelintas.

Kesiapan personel serta kelengkapan bahan bangunan ini diharapkan dapat mempercepat durasi pengerjaan sehingga jembatan bisa segera dimanfaatkan untuk aktivitas ekonomi dan pendidikan.

Pengerjaan jembatan sepanjang 75 meter dengan lebar 1,5 meter ini merupakan hasil sinergi antara TNI, relawan Hands Foundation, ASN, dan masyarakat setempat.

Click here to preview your posts with PRO themes ››

Karena kondisi medan yang sulit dijangkau alat berat, seluruh proses konstruksi dilakukan dengan tangan melalui semangat gotong royong yang kuat.

Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bukti nyata kesigapan aparat dalam menangani dampak bencana di wilayah pedalaman Aceh Tengah yang memiliki tantangan geografis tinggi.

Dandim 0106/Aceh Tengah, Letkol Inf Raden Herman Sasmita, menegaskan bahwa pembangunan ini adalah bentuk tanggung jawab TNI dalam membantu percepatan pemulihan pascabencana.

Ia menilai keberadaan jembatan apung sangat vital sebagai solusi sementara agar denyut nadi kehidupan masyarakat tidak terhenti total.

“Jembatan apung ini sangat penting sebagai solusi sementara namun vital, guna memastikan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal sambil menunggu pembangunan infrastruktur permanen,” ujarnya.

Click here to preview your posts with PRO themes ››

Dandim juga menekankan bahwa semangat kebersamaan antara TNI dan warga adalah kunci utama dalam menaklukkan sulitnya medan di Kecamatan Linge.

Seluruh personel yang bertugas diperintahkan untuk bekerja maksimal dengan tetap mengedepankan faktor keselamatan selama proses rakitan berlangsung.

Pihaknya berharap kehadiran jembatan ini menjadi wujud nyata kehadiran negara di tengah rakyat yang sedang dilanda kesulitan akses infrastruktur. []

Cuaca Ekstrem, Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500 Dihentikan Sementara

TERKAIT LAINNYA