Hukum

KPK Periksa Ketua DPD PDIP Jabar Ono Surono Terkait Suap Ijon Proyek Bupati Bekasi

KETIKKABAR.com – KPK melakukan pemeriksaan terhadap Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Ono Surono, sebagai saksi dalam kasus dugaan suap ijon proyek di Pemkab Bekasi.

Ono diperiksa untuk melengkapi berkas perkara tersangka Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, di Gedung Merah Putih KPK hari ini.

Juru Bicara KPK mengonfirmasi kehadiran Ono yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Jawa Barat tersebut sejak pagi hari.

“Tercatat, yang bersangkutan sudah hadir sejak pukul 08.23 WIB,” ujar Budi kepada wartawan di Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Selain Ono, penyidik turut memanggil tujuh orang saksi lainnya yang merupakan pejabat teknis di lingkungan Pemkab Bekasi.

Para saksi yang dipanggil berasal dari unsur Kepala Bidang hingga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang membidangi jalan, jembatan, dan sumber daya air.

Kasus ini merupakan buntut dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada akhir tahun lalu terhadap sejumlah pihak.

BACA JUGA:
Ammar Zoni Resmi Dipindah ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan, Tangan-Kaki Diborgol

Dalam perkara ini, lembaga antirasuah telah menetapkan tiga tersangka utama, yakni Bupati Ade Kuswara Kunang, ayahnya HM Kunang, dan seorang kontraktor bernama Sarjan.

Modus yang dilakukan adalah permintaan uang “ijon” secara rutin oleh Bupati Ade kepada pihak swasta untuk mengatur berbagai paket proyek.

Total uang haram yang diduga telah diterima oleh Bupati Bekasi tersebut mencapai angka Rp14,2 miliar selama periode satu tahun terakhir.

Saat proses OTT, petugas KPK berhasil mengamankan sisa setoran ijon senilai ratusan juta rupiah dari kediaman pribadi sang Bupati.

Dari kegiatan OTT, KPK mengamankan uang tunai sebesar Rp200 juta dari rumah Ade, yang merupakan sisa setoran ijon keempat dari Sarjan kepada Ade melalui para perantara. []

BACA JUGA:
Pemerintah Tutup Permanen Ponpes Ndolo Kusumo Pati Buntut Kasus Pencabulan

Kasus Suap Bupati Bekasi, KPK Dalami Dugaan Aliran Dana Rp 600 Juta ke Anggota DPRD Nyumarno

TERKAIT LAINNYA