Daerah

Wabup Aceh Besar Ikuti Rakor Virtual Pemulihan Pemerintahan Pascabencana Banjir Bersama Mendagri

KETIKKABAR.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) virtual guna memantau percepatan pemulihan pemerintahan dan aktivitas kemasyarakatan pascabencana banjir serta tanah longsor yang melanda wilayah Sumatera.

Rapat yang berlangsung pada Jumat, 9 Januari 2026 ini diikuti oleh jajaran gubernur serta bupati dan wali kota dari Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Dalam pertemuan tersebut, Mendagri berdialog langsung dengan para kepala daerah untuk memastikan indikator pemulihan berjalan sesuai target, menyusul musibah besar yang terjadi pada akhir November 2025 lalu.

Dari Provinsi Aceh, tercatat 18 kabupaten/kota yang diundang, termasuk Pemerintah Kabupaten Aceh Besar yang dihadiri oleh Wakil Bupati Aceh Besar, Syukri A.Jalil.

Audit Kelayakan Fasilitas Publik

Mendagri Tito Karnavian secara spesifik mengecek sejumlah sektor krusial yang berdampak langsung pada masyarakat.

BACA JUGA:
Bupati Aceh Besar Hadiri Peluncuran Buku ‘Polda Aceh Meutuah’

Fokus pemeriksaan meliputi pelayanan pemerintahan, ketersediaan layanan kesehatan di RSUD maupun puskesmas, hingga kesiapan sarana pendidikan dari tingkat PAUD hingga SMA/SMK.

Selain itu, akses infrastruktur darat dan urat nadi perekonomian daerah seperti pasar, toko, dan hotel turut menjadi perhatian utama dalam proses verifikasi data lapangan tersebut.

“Jadi, Rakor ini sangat penting agar kita mengetahui langkah-langkah dan berbagai upaya yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota yang terdampak banjir,” kata Tito Karnavian di hadapan para pimpinan daerah.

Dampak Ekonomi dan Sinergi Pusat-Daerah

Mantan Kapolri ini mengakui bahwa skala bencana banjir dan longsor di tiga provinsi tersebut telah melumpuhkan aktivitas ekonomi warga.

BACA JUGA:
Sekda Aceh Apresiasi Peluncuran Buku ‘Polda Aceh Meutuah’

Kendati demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah pusat tidak tinggal diam dan terus berkoordinasi dengan kementerian terkait serta pemangku kepentingan lainnya.

Tito mengapresiasi kolaborasi yang telah dilakukan di tingkat lokal untuk membangkitkan kembali geliat ekonomi daerah.

“Semoga kondisi daerah pasca musibah banjir akan kembali normal. Terima kasih atas kerja keras dari semua Pimpinan Daerah, Forkopimda, dan tokoh-tokoh masyarakat,” ungkap Mendagri. []

Gubernur Aceh Muzakir Manaf Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana hingga 22 Januari

TERKAIT LAINNYA