Daerah

Protes Kenaikan UMSK, Ribuan Buruh Kepung Patung Kuda Kritik Gubernur Dedi Mulyadi

KETIKKABAR.com – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh kembali menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di kawasan Patung Kuda, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa siang, 30 Desember 2025.

Massa menuntut pengembalian nilai kenaikan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) di 19 wilayah se-Jawa Barat.

Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menyatakan ada sekitar 5.000 hingga 10.000 buruh dari Jawa Barat yang melakukan konvoi sepeda motor menuju titik aksi di Jakarta.

Fokus utama mereka adalah memprotes kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang dianggap telah merombak rekomendasi upah dari tingkat daerah.

“Mereka menyuarakan satu hal saja: mengembalikan nilai kenaikan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) di 19 Kabupaten/Kota se-Jawa Barat yang dirubah, dihilangkan, atau dikurangi oleh Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM),” kata Said Iqbal, Senin, 29 Desember 2025.

Kritik Pedas Said Iqbal: Stop Pencitraan

Said Iqbal mendesak agar seluruh rekomendasi Bupati dan Wali Kota di 19 wilayah Jawa Barat terkait nilai UMSK 2026 dikembalikan sesuai angka aslinya.

Ia juga melontarkan kritik tajam terhadap gaya kepemimpinan Dedi Mulyadi yang dinilai terlalu fokus pada citra di media sosial namun mengabaikan substansi pelayanan terhadap buruh.

BACA JUGA:
Pemkab Aceh Besar Dukung Penguatan Peran MPU dalam Rakor se-Aceh 2026

“KDM jangan terlalu pencitraan. Enough is enough, stop pencitraan. Lihat Gubernur Jawa Barat sebelumnya, menggunakan kekuatan media sosial hanya untuk mengangkat citra tapi tidak melayani masyarakat sesungguhnya, termasuk buruh dalam kasus UMSK ini,” ucap Said Iqbal.

Iqbal menuding adanya upaya memanipulasi opini publik melalui akun media sosial resmi gubernur. Ia menyebut setiap komentar negatif terhadap kebijakan pemerintah kerap dihapus dan respons terhadap keluhan buruh tidak sesuai dengan fakta.

“Setiap ada buruh yang memberikan penilaian, dijawab dengan kebohongan. Kebohongan demi kebohongan diproduksi. Ini berbahaya. Oleh karena itu, stop pencitraan oleh KDM terkait UMSK termasuk beberapa kasus lainnya,” tegasnya.

Kondisi Lalu Lintas dan Tuntutan Massa

Pantauan di lokasi menunjukkan ribuan buruh berkumpul di depan BSJ Tower dan kawasan Patung Kuda dengan membawa spanduk, banner, serta bendera organisasi. Salah satu spanduk besar bertuliskan, “Tetapkan UMK dan UMSK Jawa Barat Sesuai Rekomendasi Bupati/Wali Kota.”

BACA JUGA:
Antisipasi Erosi dan Longsor, Koramil 02/Wih Pesam Gelar Penghijauan di Bantaran Sungai Jamur Uluh

Selain soal UMSK, massa juga tetap menyuarakan penolakan terhadap nilai kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 yang dinilai masih jauh dari harapan para pekerja.

Akibat konsentrasi massa yang cukup besar, arus lalu lintas dari arah Balai Kota DKI menuju Bundaran Patung Kuda mengalami kemacetan parah.

Di tengah keriuhan, orator di atas mobil komando terus berupaya mengatur jalannya aksi agar tetap memberikan ruang bagi kendaraan darurat.

“Tolong ambulans dikasih lewat dulu,” ucap salah satu orator melalui pengeras suara, Selasa. []

KPK “Masuk Angin”? Kasus Rp2,7 Triliun Distop Karena Auditor Ngaku Tak Bisa Hitung Kerugian

TERKAIT LAINNYA