Politik

DPD Demokrat Aceh Tekankan Politik Santun ala SBY Lewat Pendidikan Kader

KETIKKABAR.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Aceh membekali kadernya melalui pendidikan politik untuk meneguhkan kembali nilai politik santun dan beretika yang diwariskan pendiri Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Pendidikan Politik Partai Demokrat Aceh di The Pade Hotel Aceh Besar Sabtu 27122025 FOTO KETIKKABARcomMirja
Pendidikan Politik Partai Demokrat Aceh di The Pade Hotel Aceh Besar Sabtu 27122025 FOTO KETIKKABARcomMirja

Kegiatan ini digelar sebagai upaya memperkuat jati diri Demokrat sebagai partai yang menjunjung etika, empati, dan kedekatan dengan rakyat.

Wakil Ketua I DPD Partai Demokrat Aceh, HT Ibrahim, ST.,M.M.,yang akrab disapa Ampon Bram, mengatakan pendidikan politik tersebut bukan sekadar agenda rutin partai.

“Politik yang ditekankan Demokrat adalah politik beretika, politik santun seperti yang diajarkan Bapak SBY sejak awal. Nilai itu kami tanamkan kepada kader dan masyarakat,” ujar Ampon Bram dalam kegiatan Meneguhkan Komitmen Demokrasi dalam Perjuangan Kader Partai Demokrat di The Pade Hotel, Aceh Besar, Sabtu, 27/12/2025.

Ampon Bram yang juga anggota Komisi XIII DPR RI, menjelaskan bahwa pendidikan politik kali ini dilaksanakan lebih luas dengan melibatkan pengurus partai dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota.

BACA JUGA:
Parlemen Iran Godok RUU Tarif Tol Selat Hormuz, Targetkan Pendapatan Hingga US$15 Miliar

Setiap Dewan Pimpinan Cabang (DPC) mengirimkan empat orang perwakilan yang terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara, dan ketua badan pemenangan.

Selain kader tingkat DPC, kegiatan tersebut juga melibatkan pengurus tingkat provinsi serta anggota DPRA dan DPRK.

Ampon Bram menyebutkan, pembekalan kader diberikan oleh pemateri dari berbagai latar belakang, mulai dari unsur pemerintah, birokrat, akademisi, hingga politisi.

Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari, Ampon Bram menegaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan tanpa euforia sebagai bentuk empati terhadap bencana yang melanda Aceh.

“Kita tidak boleh euforia karena sedang dalam situasi musibah. Namun kegiatan ini tetap dilaksanakan karena merupakan agenda resmi. Yang terpenting, nilai politik santun dan empati tetap dijaga,” ujarnya.

Selain pembekalan materi, Ampon Bram juga menekankan kepada seluruh kader Demokrat agar turun langsung membantu masyarakat yang terdampak bencana.

Menurut dia, langkah tersebut merupakan bagian dari politik kerakyatan yang sejak lama diajarkan SBY dan pimpinan Partai Demokrat.

BACA JUGA:
Prabowo Instruksikan Menteri ESDM Segera Eksekusi Pencabutan IUP di Kawasan Hutan

“Kami diajarkan untuk menyapa dan membantu rakyat, apalagi saat musibah. Anggota DPR, baik DPR RI maupun DPRA, wajib turun ke lapangan dan melaporkan kegiatannya ke DPP,” ujar Ampon Bram.

Ketua Panitia, Andry Agung, mengatakan pendidikan politik merupakan amanat undang-undang yang harus dijalankan setiap partai politik.

Kegiatan ini dikhususkan bagi kader internal Partai Demokrat Aceh yang diikuti oleh perwakilan dari 23 DPC kabupaten/kota.

“Tema yang diangkat adalah meneguhkan komitmen demokrasi dalam perjuangan kader Partai Demokrat. Fokusnya penyamaan persepsi tentang demokrasi, baik secara internal maupun eksternal,” ujar Andry.

“Kami ingin kader memahami demokrasi secara utuh dan tetap berpegang pada nilai politik santun yang menjadi ciri khas Partai Demokrat,” tambahnya.

Andry mengatakan kegiatan tersebut menghadirkan perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, di antaranya Kepala Badan Saksi Nasional Ilham Mendrova dan Kepala Badan Komunikasi Strategis Herzaki Mahendra Putra. []

Makan Belatung Harus Bersyukur? BGN Larang Siswa Kritik Menu di Sosmed!

TERKAIT LAINNYA