KETIKKABAR.com – Sejumlah bahan pokok di Sabang mulai menunjukkan penurunan setelah sempat melonjak akibat dampak bencana di sejumlah wilayah di Aceh.
Untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan stok, Wali Kota Sabang melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Rinaldi Syahputra, bersama Kapolres Sabang AKBP Sukoco dan Dandim 0112/Sabang Letkol Kav. Edi Purwanto, meninjau langsung ke pasar pada Selasa (2/12).
Kehadiran unsur Forkopimda tersebut merupakan bagian dari langkah bersama memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok tetap terkendali.
Rinaldi Syahputra menyebutkan, sejumlah komoditas seperti cabai, tomat, dan kentang masih menunjukkan harga yang relatif tinggi. Namun dibandingkan beberapa hari sebelumnya, telah terjadi penurunan yang cukup signifikan.
“Saat kejadian musibah di Aceh, harga cabai merah sempat melonjak hingga Rp230.000–Rp240.000 per kilogram. Hari ini sudah mulai turun dan ada yang dijual di kisaran Rp120.000,” ujar Rinaldi.
Meski cabai merah mulai turun, pasokan cabai hijau masih terbatas. Dari hasil pantauan, hanya satu pedagang yang menjual cabai hijau dengan harga Rp120.000 per kilogram, jauh di atas harga normal Rp60.000. Sementara itu, cabai rawit dinilai tetap stabil berkat produksi lokal yang memadai.
Rinaldi menjelaskan bahwa ketersediaan telur ayam menjadi komoditas yang paling terdampak. Kelangkaan terjadi tidak hanya di Sabang, tetapi juga di sejumlah wilayah Aceh.
Kondisi ini diperburuk dengan terputusnya akses transportasi dari Sumatera Utara menuju Aceh, terutama di titik-titik seperti Tamiang, Langsa, Bireuen, hingga Pidie Jaya.
“Stok dan harga beras serta minyak goreng KITA masih aman. Namun pasokan telur masih bergantung pada Medan, sementara jalur distribusinya belum normal dan masih terputus. Meski begitu, upaya percepatan suplai terus kita lakukan,” ujarnya.
Rinaldi mengimbau pedagang untuk tidak menahan stok dan menjual sesuai kebutuhan masyarakat, sejalan dengan imbauan Wali Kota Sabang untuk menjaga stabilitas harga dan mencegah lonjakan.
Pemko Sabang menegaskan komitmennya menjaga stabilitas harga melalui pemantauan rutin dan koordinasi dengan daerah pemasok guna memastikan ketersediaan kebutuhan pokok tetap aman.
Kapolres Sabang AKBP Sukoco menegaskan bahwa pihaknya terus memperkuat pengamanan serta memonitor perkembangan harga bahan pokok. Koordinasi dengan tim provinsi dan Satgas Khusus dilakukan setiap hari.
“Kita pastikan Sabang aman. Pengamanan tetap kita ekstra, kita support, dan kita terus memonitor perkembangan harga sembako agar tetap terkendali. Hingga saat ini kondisi Sabang dinilai kondusif dengan harga kebutuhan pokok yang masih stabil,” ujarnya.
Dukungan serupa disampaikan Dandim 0112/Sabang Letkol Kav. Edi Purwanto. Ia mengatakan TNI siap membantu pemerintah daerah menekan harga dan menjaga pasokan kebutuhan pokok di Sabang.
“Kita tetap membackup Polres dan pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Sejak kemarin, koordinasi dengan Satgas Pangan berjalan lancar,” ujar Edi Purwanto. []
Warga Kian Terjepit Saat Bencana! Harga Telur Tembus Rp120 Ribu di Banda Aceh


















