KETIKKABAR.com – Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, kembali mencatatkan prestasi internasional dengan masuk dalam daftar “500 Muslim Paling Berpengaruh di Dunia” tahun 2026 versi The Royal Islamic Strategic Studies Centre yang berbasis di Yordania.
Prabowo menduduki peringkat ke-15, meningkat tiga peringkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di posisi ke-18.
Daftar tahunan ini mengukur pengaruh tokoh-tokoh Muslim di berbagai bidang, termasuk budaya, ideologi, politik, dan ekonomi.
The Muslim 500 menyoroti perjalanan karier panjang Prabowo, yang dimulai dari masa dinas militer, kemudian beralih ke dunia politik dengan berbagai pencalonan, hingga transformasi citra publiknya yang kini dikenal sebagai pemimpin karismatik dan berpengaruh.
Prabowo, yang kini menjabat sebagai Presiden ke-8 Republik Indonesia, dikenal sebagai orator ulung dengan kemampuan berbicara yang kuat, serta memiliki hubungan yang erat dengan pemilih pedesaan dan kelas pekerja.
Sebelumnya, sebagai Menteri Pertahanan, Prabowo turut berperan dalam mengubah struktur kabinet dan kebijakan pertahanan Indonesia.
Ia juga memainkan peran penting dalam geopolitik dan hubungan dunia Islam, terutama dalam menghadapi tantangan-tantangan besar di kawasan Asia Tenggara dan global.
Dalam daftar tersebut, Prabowo berada di posisi yang sangat dihormati, di antara tokoh-tokoh berpengaruh dunia.
Di urutan teratas ada Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani, sementara Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, menempati posisi ke-14.
Pencapaian Prabowo ini semakin mengukuhkan perannya sebagai pemimpin global dengan dampak signifikan dalam dunia Islam dan politik internasional.
Selain kontribusinya dalam pemerintahan, Prabowo juga dikenal atas pengaruhnya dalam isu-isu kemanusiaan dan solidaritas antar umat Muslim di berbagai negara.
Salah satu contoh nyata adalah komitmennya dalam memberikan bantuan kemanusiaan untuk Palestina, yang memperkuat citranya sebagai seorang pemimpin yang tidak hanya peduli terhadap kepentingan nasional tetapi juga terhadap solidaritas global umat Muslim.
Selain Prabowo, dua tokoh Muslim Indonesia lainnya juga tercatat dalam daftar tersebut. Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf, menempati posisi ke-19, sementara Habib Luthfi bin Yahya berada di posisi ke-31.
Keberadaan tokoh-tokoh ini di The Muslim 500 menunjukkan bahwa Indonesia, sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, terus berkontribusi pada perkembangan politik dan pemikiran Islam global.[]
Gus Yahya Tidak Lagi Menjabat Ketua Umum PBNU Terhitung 26 November 2025










