Nasional

Kritik Keras Mori Hanafi: Pembangunan Bendungan Era Jokowi Tanpa Perencanaan Matang

KETIKKABAR.com – Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem, Mori Hanafi, melontarkan kritik tajam terhadap perencanaan pembangunan bendungan pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurutnya, banyak proyek infrastruktur tersebut dibangun tanpa perhitungan matang, mengakibatkan banyak bendungan yang tidak memberikan manfaat optimal hingga kini.

Mori menggambarkan pembangunan bendungan di era Jokowi seperti proyek yang hanya mengejar angka, tanpa memperhatikan keberlanjutan dan fungsinya.

“Rezim yang lama ini cenderung fokus pada proyek, bukan pada manfaat jangka panjang. Di NTB, banyak bendungan yang tidak bisa digunakan karena tidak ada jaringan irigasinya,” ujar Mori dalam rapat kerja Komisi V DPR RI pada Senin (17/11/2025).

BACA JUGA:
Brimob Xtreme 2026 Resmi Ditutup, Cetak Bibit Atlet Berprestasi Internasional

Contoh nyata yang disoroti adalah Bendungan Tanju di Nusa Tenggara Barat (NTB), yang menelan biaya lebih dari Rp1 triliun, namun hingga saat ini belum dapat dimanfaatkan dan masih terhambat masalah agraria.

“Bendungan Tanju, meskipun menghabiskan anggaran fantastis, sampai sekarang belum bisa dimanfaatkan karena tanahnya bermasalah,” ujarnya, mengkritik penggunaan anggaran yang tidak efektif.

Mori menekankan pentingnya selektivitas dalam pembangunan infrastruktur ke depan.

Dia menilai bahwa biaya pembangunan bendungan yang sangat mahal harus diimbangi dengan perencanaan yang lebih holistik, menghubungkan bendungan dengan berbagai fungsi, seperti pengendalian banjir, sistem penyediaan air minum (SPAM), perikanan, hingga potensi pariwisata.

“Kalau hanya dibangun bendungan tanpa jaringan irigasi, bayangkan berapa banyak uang negara yang terbuang,” tegas Mori, menyimpulkan bahwa pembangunan infrastruktur harus dilihat dari perspektif manfaat jangka panjang yang menyentuh berbagai sektor.[]

BACA JUGA:
Gempa Politik Hambalang: Prabowo Diam-Diam 'Akuisisi' NasDem? Surya Paloh Terpojok Eksodus Kader!

Presiden Prabowo Subianto Instruksikan Pembangunan 66 Rumah Sakit Baru Berstandar RS KEI Solo

TERKAIT LAINNYA