Daerah

Polda Aceh Dukung Program Makanan Bergizi Gratis dan Bentuk Satuan Pemenuhan Gizi

KETIKKABAR.comPolda Aceh menunjukkan komitmen penuh dalam mendukung Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dan pembentukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sebagai bagian dari program prioritas nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden untuk mencetak Generasi Emas Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing global.

Program MBG-SPPG berfokus pada pemerataan pembangunan manusia dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, dengan menyediakan makanan bergizi gratis bagi peserta didik dari TK hingga SMA sederajat, serta kelompok 3B (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita).

Tujuan utamanya adalah memperbaiki status gizi, meningkatkan konsentrasi belajar siswa, serta menekan angka stunting di Aceh.

Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah menyampaikan bahwa pihaknya mengambil peran strategis dalam mendukung kelancaran program melalui pembentukan Tim Monitoring yang bertugas melakukan pengawasan, pendampingan, dan evaluasi terhadap pelaksanaan program di seluruh wilayah hukum Polda Aceh.

BACA JUGA:  30 Hari Menentukan Nasib Program MBG: Presiden Prabowo Beri Perintah Tegas!

“Saat ini, Polda Aceh telah membentuk 80 persen titik SPPG untuk menopang pelaksanaan program MBG di berbagai kabupaten/kota. Kami juga memastikan ketersediaan pasokan bahan pangan untuk kebutuhan dapur SPPG yang jumlahnya cukup besar,” ujar Kapolda Aceh, Rabu (12/11/2025).

Ia menambahkan, pasokan bahan pangan diupayakan sebanyak mungkin berasal dari pengusaha dan pedagang lokal. Namun, karena kapasitas daerah belum sepenuhnya mencukupi, sebagian bahan pokok juga didatangkan dari luar Aceh.

Meski demikian, pelaksanaan program MBG di Aceh hingga kini berjalan lancar dan efektif, didukung oleh infrastruktur SPPG yang memadai dan sinergi lintas instansi.

Salah satu fokus utama Polda Aceh dalam mendukung program ini adalah menjamin higienitas dan keamanan makanan yang disalurkan kepada peserta didik di seluruh daerah.

Sementara itu, Kepala Pemenuhan Gizi SPPG Polda Aceh, Muhammad Nauval, menjelaskan bahwa setiap dapur SPPG dijaga ketat dan bertanggung jawab penuh terhadap penyediaan makanan bergizi gratis yang akan didistribusikan ke sekolah-sekolah.

BACA JUGA:  Prajurit Yonarhanud 5/CSBY Kodam IM Sabet Tiga Medali di Kejurnas Renang Piala Kemenpora RI Swimming Championship 2026

“Dapur SPPG Polda Aceh dilengkapi sistem penyimpanan bahan baku modern yang menjaga kesegaran pangan di bawah suhu 5°C. Seluruh proses pengolahan diawasi langsung oleh Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Aceh,” terang Nauval.

Ia menegaskan, setiap makanan yang telah dimasak wajib melalui uji kelayakan harian oleh tim Dokkes sebelum dikirim ke sekolah penerima.

“Langkah ini bentuk tanggung jawab kami untuk memastikan makanan yang dikonsumsi benar-benar aman, higienis, dan layak,” tegasnya.

Polda Aceh menegaskan akan terus mendukung keberhasilan Program MBG-SPPG melalui sinergi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat, demi mewujudkan Generasi Emas Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing tinggi. []

Pemko Sabang Fokus Wujudkan Generasi Sehat Menuju Indonesia Emas 2045

TERKAIT LAINNYA