KETIKKABAR.com – Aktivitas penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyita perhatian di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo.
Sejak Senin (11/11/2025) siang hingga sore, tim antirasuah terlihat keluar-masuk kantor bupati untuk melakukan penggeledahan.
Setelah sekitar enam jam memeriksa sejumlah ruangan, tim KPK meninggalkan gedung Pemkab Ponorogo sekitar pukul 17.45 WIB.
Dari pantauan di lokasi, para penyidik membawa tiga koper besar yang diduga berisi dokumen penting hasil penggeledahan.
Dokumen-dokumen tersebut disebut berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan suap jual beli jabatan dan gratifikasi yang menjerat Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko serta Sekretaris Daerah (Sekda) Agus Pramono.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Ponorogo, Hadi Priyanto, membenarkan adanya penggeledahan tersebut.
Ia menyebut penyidik KPK menyisir dua ruangan utama, yakni ruang kerja bupati dan sekda.
“Benar, tadi ada penggeledahan di dua ruangan, yaitu ruang bupati dan ruang sekda. Saya mendampingi dari luar, tapi tidak tahu secara rinci dokumen apa yang dibawa,” ujar Hadi saat ditemui di lokasi.
Hadi mengatakan, dirinya melihat sejumlah dokumen dibawa keluar menggunakan koper besar oleh petugas. Namun, ia mengaku tidak mengetahui isi pasti dokumen tersebut.
“Kurang tahu, yang jelas tadi ada dokumen dibawa. Saya hanya menyaksikan saja, yang mendampingi tadi Pak Asisten,” ungkapnya.
Menurutnya, proses penggeledahan di ruang Sekda Agus Pramono berlangsung lebih lama dibandingkan di ruang kerja Bupati Sugiri yang berada di lantai yang sama.
“Kopernya dibawa sendiri oleh petugas. Tapi berkas apa saja yang dimasukkan, saya tidak tahu,” tambahnya.
Hadi menambahkan, penggeledahan ini dilakukan agar ruangan yang sebelumnya disegel KPK bisa kembali digunakan untuk aktivitas pemerintahan.
“Ya, setelah penggeledahan dilakukan, ruangan bisa dipakai lagi,” pungkasnya.
Sementara itu, sejumlah anggota KPK yang keluar dari gedung enggan memberikan keterangan kepada awak media. Mereka langsung masuk ke kendaraan dinas dan meninggalkan kompleks Pemkab Ponorogo. []
Aa Gym Singgung Kasus Ijazah Palsu: ‘Kalau Ditanya, Tunjukkan Saja’











