Nasional

Polemik Utang Whoosh: Presiden Prabowo Akan Pimpin Rapat Khusus

KETIKKABAR.com – Polemik mengenai utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) akan segera dibahas dalam rapat khusus yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Hal ini dikonfirmasi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam sebuah pernyataan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (30/10/2025).

Airlangga menyebutkan bahwa pertemuan terkait Whoosh ini akan digelar terpisah dari rapat terbatas (ratas) rutin di Istana.

“Itu nanti dibahas khusus. Akan ada pembahasan khusus,” kata Airlangga singkat.

Kereta cepat Whoosh dikelola oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), sebuah konsorsium yang komposisi kepemilikan sahamnya adalah 60% oleh Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) dan 40% oleh Beijing Yawan HSR Co. Ltd dari Tiongkok.

BACA JUGA:
Pemerintah Pastikan Impor Minyak dari Rusia, Bahlil: Upaya Diversifikasi dan Amankan Stok Nasional

Struktur pendanaan proyek ini didominasi utang, di mana 75% berasal dari pinjaman China Development Bank (CDB), dan 25% sisanya berasal dari ekuitas konsorsium.

Isu utang proyek Whoosh ini sebelumnya telah menarik perhatian publik setelah mantan Menko Polhukam, Mahfud MD, mewanti-wanti Pemerintah RI.

Menurut Mahfud, proyek tersebut tidak hanya berpotensi membebani keuangan negara, tetapi juga berisiko menimbulkan ancaman kedaulatan jika Indonesia gagal memenuhi kewajiban pembayaran utangnya kepada pihak Tiongkok.

Rapat khusus yang akan digelar di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo diharapkan dapat merumuskan langkah strategis pemerintah untuk menyelesaikan kewajiban dan mitigasi risiko keuangan proyek infrastruktur vital tersebut. []

Misteri Gibran di Balik Pemusnahan Narkoba Terbesar

TERKAIT LAINNYA