KETIKKABAR.com – Panitia Pemilihan Rektor (PPR) Universitas Syiah Kuala (USK) resmi menutup pendaftaran bakal calon rektor periode 2026–2031 pada Selasa, 21 Oktober 2025, pukul 17.00 WIB.
Hingga batas akhir, tercatat sebanyak delapan akademisi menyerahkan berkas pendaftaran mereka.
Ketua PPR USK, Prof. Dr. Rusli Yusuf, M.Pd, menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi ini.
Ia menilai jumlah tersebut menunjukkan antusiasme dan kesiapan sivitas akademika untuk membawa kampus ke arah yang lebih baik.
“Alhamdulillah, pada batas akhir pendaftaran, PPR telah menerima delapan bakal calon. InsyaAllah, mereka adalah orang-orang terbaik yang kita yakin mampu membangun USK, seperti yang kita bersama,” ujar Rusli, pada Selasa (21/10/2025).
Menurut Rusli, banyaknya bakal calon ini menjadi pertanda positif bahwa USK memiliki sumber daya unggul yang siap berkontribusi bagi kemajuan kampus di tengah status baru sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH).
Adapun delapan bakal calon rektor USK yang telah mendaftar, yaitu:
-
Prof. Dr. Ir. Marwan
-
Prof. Dr. Ir. Agussabti, M.Si
-
Prof. Dr. Mirza Tabrani, S.E., M.B.A., D.B.A
-
Dr. Ir. Ramzi Adriman, S.T., M.Sc., IPM., ASEAN.Eng., APEC.Eng
-
Prof. Dr. Teuku Mohamad Iqbalsyah, S.Si., M.Sc
-
Dr. Ir. Rizal Munadi, M.M., M.T
-
Prof. Dr. Rita Khathir, S.TP., M.Sc
-
Dr. Drs. Syamsulrizal, M.Kes
PPR akan memulai tahapan verifikasi berkas para bakal calon pada 22 hingga 24 Oktober 2025. Hasil verifikasi akan dilaporkan kepada Majelis Wali Amanat (MWA) USK untuk penetapan daftar resmi bakal calon.
Selanjutnya, tahap penjaringan yang mencakup penyampaian visi-misi dan penetapan calon rektor dijadwalkan berlangsung pada 1–15 Desember 2025. Dari proses ini, MWA akan menetapkan tiga calon rektor yang berhak melaju ke tahap pemilihan akhir.
Proses pemilihan dan penetapan rektor terpilih dijadwalkan pada 13 Januari 2026, dengan target seluruh rangkaian tahapan selesai sebelum 8 Maret 2026.
Rusli menambahkan, pemilihan kali ini menjadi momen bersejarah bagi USK karena merupakan yang pertama sejak kampus tersebut bertransformasi menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH).
“Proses pemilihan di era PTN BH ini akan menjadi sejarah baru bagi USK. Karena itulah, kami mohon doa dan dukungannya, agar semua tahapan ini terlaksana secara bermartabat dan berintegritas,” ujar rusli. []
Status Akreditasi Unggul Hilang di Laman BAN-PT, USK beri Klarifikasi

















