KETIKKABAR.com – Presiden terpilih Prabowo Subianto disarankan untuk segera mencopot Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) dari posisinya. Saran ini mencuat jika LBP dinilai masih membawa gaya “terlalu mengatur” yang dominan, seperti yang ia tunjukkan pada era Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Imbauan untuk mencopot LBP ini menguat setelah Mantan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) itu secara terbuka menyarankan Presiden Prabowo mengabaikan desakan organisasi buruh terkait kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP).
Pernyataan Luhut tersebut langsung mendapat tanggapan keras dari Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia’s Democratic Policy, Satyo Purwanto. Satyo menilai pandangan LBP berpotensi menjadi beban bagi pemerintahan baru.
“Jangan dianggap Prabowo ini mau disamakan di era Jokowi yang menganggap kelas pekerja itu cuma beban dalam sistem perekonomian nasional,” kata Satyo kepada RMOL, Senin (20/10/2025).
Menurut Satyo, Presiden Prabowo memiliki pandangan yang berbeda. Prabowo melihat ketenagakerjaan sebagai variabel penting dalam pertumbuhan ekonomi, apalagi Prabowo menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai 8 persen.
“Jadi Luhut harus paham, Prabowo ini bukan kayak Jokowi. Dia paham dalam sistem perekonomian ini, salah satu yang sektor paling penting itu ketenagakerjaan,” terang Satyo.
Ia melanjutkan, kondusifnya sektor ketenagakerjaan akan meningkatkan produktivitas, memutar roda ekonomi, dan pada akhirnya mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan.
Oleh karena itu, Satyo menyarankan agar Luhut lebih baik diam daripada mengeluarkan pernyataan yang terkesan bisa mengatur-ngatur presiden.
“Lebih baik diam atau presiden saya sarankan ya, segera aja pecat Luhut, ganti dengan orang yang lebih punya visi yang sama dengan presiden. Jangan menjadi beban buat pemerintahan Prabowo,” tegasnya.
Satyo juga menutup dengan kritik pedas bahwa Luhut sudah “kedaluwarsa”. “Lagipula orang ini sudah kedaluwarsa lah, mau ngapain dia lagi gitu loh, jangan ganggu pemerintahan baru lah, sudah selesai dia, berperiode-periode,” pungkas Satyo. []


















