Daerah

DPD HKTI Aceh Dampingi Mualem Jemput Investasi Luar Negeri

KETIKKABAR.com – Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPD HKTI) Aceh turut mendampingi Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf (Mualem), dalam forum kerja sama ASEAN yang digelar di Tiongkok pada 13–19 Oktober 2025.

Pertemuan ini menjadi momentum strategis bagi Aceh untuk memperluas jejaring dan memperkuat kerja sama ekonomi lintas negara.

Ketua DPD HKTI Aceh H. Muhammad Fauzan Kamil, Lc, MA, menyampaikan bahwa, sejak awalnya dilantik H. Muzakir Manaf dan H. Fadhlullah sebagai Kepala Pemerintah Aceh, langkah untuk mensejahterakan rakyat Aceh, khususnya di seketor perekonomian terus dilakukan, diantaranya bekerjasama lintas negara, upaya mendatangkan para investor terus dilakukan, baik dalam negeri maupun luar negeri, katanya.

Fauzan menambahkan, langkah konrkit yang dilakukan oleh Mualem, sapaan Muzakir Manaf, adalah peresmian pabrik karet di Aceh Barat, pabrik rokok di Aceh Utara dan beberapa pabrik lainnya yang berinvestasi terus mengalir ke Aceh.

Karena, kepercayaan para investor ke Aceh semakin tumbuh dan berkembang melalui diplomasi-diplomasi ekonomi yang dibangun oleh Pemerintah Aceh.

Dalam beberapa kesempatan pertemuan dengan investor, DPD HKTI Aceh ikut mendampingi gubernur Mualem. Selain sebagai Ketua DPD HKTI Aceh, Fauzan juga ditugaskan sebagai staf khusus Gubernur Aceh di bidang pendidikan dan hubungan luar negeri.

Lawatan Mualem luar negeri kali ini, tidak hanya ke Tiongkok, China, juga ke Arab Saudi dan Uni Enmirat Arab (UEA). Di China, Mualem diundang oleh Gubernur Provinsi Hainan Mr. Wang Kai, untuk menyampaikan presentasi peluang investasi di Aceh di hadapan para duta besar negara Asia, Gubernur dan perwakilan negara ASEAN, serta investor dari negara-negara Asia, kata Fauzan.

BACA JUGA:
Aksi Solidaritas, Pemkab Pulau Buru Kirim 2.000 Botol Minyak Kayu Putih untuk Korban Bencana Aceh

Dalam kesempatan yang sama, Mualem ikut menyaksikan penandatanganan nota kerjasama antara PT. PEMA PERSERODA (Pembangunan Aceh) dengan perusahaan Tiongkok untuk pembangunan pabrik pengolahan ayam petelur modern di Aceh.

Penandatanganan nota kerjasama ini langsung dilakukan oleh Direktur Utama PT. PEMA, Mawardi Nur dan didampingi oleh Ketua KADIN Aceh, Muhammad Iqbal Piyeung, Kepala Dinas Investasi dan DPMPTSP, serta para pengusaha Aceh yang ikut serta dalam rombongan, ujar Ketua DPD HKTI Aceh, H. Muhammad Fauzan Kamil.

DPD HKTI Aceh terus bersinergi dengan PT. PEMA, KADIN Aceh dan para pengusaha Aceh untuk mensukseskan program pembangunan ekonomi Aceh, terutama program pembangunan pabrik ayam petelur modern yang baru saja ditandatangani kerjasama oleh PT. PEMA.

Selain itu, DPD HKTI Aceh juga berkolaborasi dalam mensukseskan program agricultura lainnya yang selaras dengan program ketahanan pangan yang digalakan oleh Presiden RI Prabowo Subianto, ungkap Fauzan.

BACA JUGA:
Antisipasi Erosi dan Longsor, Koramil 02/Wih Pesam Gelar Penghijauan di Bantaran Sungai Jamur Uluh

Setalah kunjungan ke Tiongkok, China, Gubernur Aceh yang didampingi oleh staf khusus H. Muhammad Fauzan Kamil dan Teuku Irsyadi serta Direktur Utama PT. PEMA Mawardi Nur, melanjutkan kunjungan kerja ke jazirah Timur Tengah, yaitu Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA).

Di sana, Mualem bertemu dengan para investor yang bergerak di bidang energi, minyak gas dan pertanian, dalam rangka percepatan penanaman modal dan investasi di Aceh. Fauzan menambahkan, optimismenya kerjasama lintas negara akan terwujud dengan utuh dibawah kepemimpinan Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf-H. Fadhlullah.

Insya Allah Aceh mengulang masa kejayaan dan keemasan sebagai destinasi para investor baik nasional maupun nasional, ditambah lagi Aceh berada dalam kondisi yang sangat aman dan damai usai konflik dihentikan melalui MoU Helsinki. []

BPOM Aceh Terima Kunjungan Edukatif Siswa SMPIT Nurul Fikri Banda Aceh

TERKAIT LAINNYA