Daerah

Tragis, Siswi SMK Meninggal Usai Diduga Konsumsi MBG: Alami Kejang dan Keluar Busa dari Mulut

KETIKKABAR.com – Seorang siswi kelas 12 SMKN 1 Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB), bernama Bunga Rahmawati, meninggal dunia pada Selasa (30/9/2025) setelah mengalami gejala mendadak yang mengkhawatirkan.

Kabar duka ini pertama kali menyebar melalui media sosial dan dikonfirmasi oleh pihak kecamatan setempat.

Menurut Camat Cihampelas, Agus Rudianto, Bunga sempat mengeluhkan sakit kepala pada Senin (29/9/2025) malam. Pihak keluarga yang menganggapnya sebagai gejala ringan hanya memberikan obat masuk angin. Keesokan harinya, Bunga masih sempat bersekolah seperti biasa.

Namun, kondisinya tiba-tiba memburuk drastis sepulang sekolah. Adiknya menemukan Bunga di dalam kamar dengan kondisi mata melotot dan mulut mengeluarkan busa.

“Adiknya yang laki-laki lihat kakaknya di kamar, melotot sambil mulutnya berbusa,” tutur Agus pada Rabu (1/10/2025).

BACA JUGA:
Lantik Pengurus DPP Muda Seudang 2026-2030, Gubernur Aceh Tekankan Peran Strategis Pemuda

Keluarga segera membawa Bunga ke bidan terdekat sebelum dirujuk ke RSUD Cililin. Sayangnya, nyawa Bunga tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia di dalam ambulans dalam perjalanan menuju rumah sakit. Jenazah telah dimakamkan pada hari yang sama.

Informasi mengenai meninggalnya Bunga dengan cepat beredar di media sosial, salah satunya melalui unggahan akun Facebook kerabatnya. Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa korban meninggal setelah mengalami muntah-muntah, kejang, wajah membiru, dan mulut berbusa.

Warganet sempat mengaitkan kematian Bunga dengan insiden keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di sekolah yang sama pada 24 September lalu. Namun, Camat Cihampelas dengan tegas membantah dugaan tersebut.

Agus memastikan bahwa Bunga tidak menunjukkan gejala sakit ataupun dirawat saat kejadian keracunan massal.

BACA JUGA:
Wagub Fadhlullah Ajak Wartawan Perkuat Kolaborasi dalam Isu Kebencanaan

“Pada saat kejadian keracunan itu, Bunga ini enggak ada tanda-tanda sakit. Dia juga enggak dirawat seperti yang lain. Jadi aman. Saya cek ke posko KLB juga tidak ada,” tegasnya.

Hal senada diungkapkan oleh Kepala Puskesmas Cihampelas, Edah Jubaidah. Meskipun gejala yang dialami korban mirip dengan keracunan, ia menyatakan bahwa penyebabnya kemungkinan besar bukan dari program MBG karena rentang waktu yang terlalu jauh.

“Bisa jadi keracunan, cuma sepertinya bukan dari MBG. Kemungkinan juga karena makanan lain yang dikonsumsi,” ujarnya.

Pihak keluarga telah menerima peristiwa ini sebagai musibah dan memutuskan untuk tidak melakukan visum untuk mengetahui penyebab pasti kematian Bunga. []

BPOM Aceh Gelar Edukasi dan Pengujian Pangan di Al Azhar

TERKAIT LAINNYA