Hukum

LBH GP Ansor Desak Polda Metro Jaya Tangkap Pelaku Pengeroyokan Anggota Banser

KETIKKABAR.com – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) GP Ansor mendesak Polda Metro Jaya untuk segera menangkap para pelaku pengeroyokan terhadap anggotanya, Rida, yang terjadi usai menghadiri pengajian Habib Bahar bin Smith di Kota Tangerang, pada Minggu, 21 September 2025.

Peristiwa pengeroyokan bermula ketika Rida hendak bersalaman dengan Habib Bahar seusai pengajian. Langkahnya dicegah oleh pengawal dengan tuduhan bahwa ia hendak “menyolok mata” Habib Bahar. Tuduhan ini memicu keributan.

  • Korban: Rida, anggota Banser.
  • Peristiwa: Rida ditarik dan dikeroyok oleh sejumlah orang, menerima pukulan dan tendangan bertubi-tubi. Video pengeroyokan ini sempat beredar luas di media sosial.
  • Dampak: Rida mengalami luka serius di hampir seluruh tubuhnya dan harus menjalani perawatan intensif di RSUD Kota Tangerang.
  • Kerugian Lain: Telepon genggam dan sepeda motor Rida juga ditahan oleh panitia acara.
BACA JUGA:
Bungkam DRX World Legends 3-0, Barcelona Legends Menangi Laga "Clash of Legends" di GBK

Ketua LBH Ansor, Dendy Zuhairil Finsa, menyesalkan sikap kepolisian yang dinilai lamban dalam memproses kasus ini, padahal bukti, termasuk kesaksian korban, sudah jelas.

LBH Ansor mendesak kepolisian untuk:

  1. Menangkap dan menahan pelaku dalam 1×24 jam tanpa pandang bulu.
  2. Bertindak profesional dan menjerat pelaku sesuai Pasal 170 KUHP ayat 1 dan 2 juncto Pasal 55 KUHP, yang memungkinkan pelaku langsung ditahan karena ancaman penjara di atas lima tahun.
  3. Keluarga korban telah melaporkan kasus ini ke Polres Metro Tangerang dengan pendampingan LBH Ansor Banten.

Sambil menunggu tindakan tegas dari kepolisian, Dendy mengimbau seluruh kader Ansor dan Banser untuk menahan diri, tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum, dan menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada proses hukum.

BACA JUGA:
Jerat dan Kuliti Harimau Sumatera, Petani Aceh Tenggara Diadili

Seluruh kader diminta untuk mengawal proses ini dan menunggu instruksi lebih lanjut dari Ketua Umum GP Ansor.[]

Muktamar X PPP Ricuh, Kursi Melayang di Tengah Ketegangan Peserta

TERKAIT LAINNYA