KETIKKABAR.com – Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris (Syech Muharram), melakukan kunjungan ke Kantor Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Aceh pada Senin, 15 September 2025.
Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dan BPKP dalam hal pengawasan pembangunan di daerah tersebut.
Bupati Syech Muharram yang didampingi oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Besar, Neli Ulfiati SKM MPH, beserta jajaran, disambut langsung oleh Plt. Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Aceh, Nanang Agus Sutrisno, bersama staf dan jajaran terkait.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aceh Besar menegaskan pentingnya memperkuat hubungan antara Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dan BPKP, terutama dalam memastikan setiap program pembangunan dapat berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku, tepat sasaran, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kami ingin memperkuat sinergi dengan BPKP agar setiap program pembangunan di Aceh Besar dapat berjalan sesuai aturan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkap Bupati.
Lebih lanjut, Bupati Syech Muharram menjelaskan bahwa kunjungan ini juga bertujuan untuk membangun komunikasi kelembagaan yang lebih baik antara kedua pihak.
Ia menyatakan bahwa silaturahmi ini juga menjadi kesempatan untuk berdiskusi dan belajar tentang berbagai strategi pembangunan yang lebih efektif.
“Kunjungan ini juga sebagai upaya kami untuk menimba ilmu terkait pembangunan, sehingga ke depan Aceh Besar bisa semakin maju dengan perencanaan dan pelaksanaan yang lebih baik,” tambahnya.
Di sisi lain, Plt. Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Aceh, Nanang Agus Sutrisno, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menyampaikan bahwa BPKP siap mendukung Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dalam memperkuat sistem pengawasan dan akuntabilitas pembangunan.
“Kami siap mendukung Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dalam memperkuat sistem pengawasan dan akuntabilitas pembangunan. Sinergi ini diharapkan mampu menghadirkan pembangunan yang lebih berkualitas dan berkelanjutan,” kata Nanang.
Kunjungan ini menunjukkan komitmen kedua belah pihak untuk bersama-sama mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, dengan fokus pada pengawasan yang transparan dan pembangunan yang berkelanjutan di Aceh Besar. []











