Daerah

Pemko Sabang Usulkan 794 Non ASN Jadi PPPK Paruh Waktu, Solusi di Tengah Keterbatasan Anggaran

KETIKKABAR.com – Pemerintah Kota (Pemko) Sabang akan mengusulkan 794 tenaga non-ASN untuk diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.

Skema ini diajukan sebagai solusi untuk memberikan kepastian status dan keberlanjutan kerja di tengah rencana penghapusan tenaga non-ASN secara nasional.

Kebijakan ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Sabang, Zulkifli H. Adam, dalam pengarahan di Halaman Kantor Wali Kota Sabang, Sabtu (23/8/2025).

Wali Kota menjelaskan, langkah ini diambil untuk menghindari risiko tenaga non-ASN dirumahkan. “Apabila status dihapus pada 25 Agustus ini, maka seluruh tenaga non-ASN harus dirumahkan. Hal tersebut tentu sangat disayangkan mengingat bapak dan ibu telah lama mengabdi,” ujar Zulkifli.

Keputusan ini juga mempertimbangkan kondisi keuangan daerah yang terbatas. Ia mengungkapkan, Pemko Sabang diperkirakan akan mengalami pemotongan anggaran sebesar Rp112 miliar pada tahun 2026.

BACA JUGA:
Pelayanan RSUD Aceh Besar Normal Kembali, Wabup Syukri Apresiasi Tenaga Medis

“Kondisi ini tidak hanya dialami Sabang, tetapi juga seluruh daerah. Namun demikian, kami tetap berupaya agar bapak dan ibu tidak kehilangan status,” tegasnya.

Wali Kota Zulkifli menyebut, keputusan untuk mengusulkan skema PPPK Paruh Waktu ini merupakan kesepakatan bersama dengan para tenaga non-ASN. Meskipun pembayaran akan menyesuaikan kemampuan daerah, status kepegawaian mereka tetap terjamin.

“Yang penting status bapak ibu jelas, daripada hilang sama sekali. Mari kita hadapi keterbatasan ini dengan kebersamaan, karena pemerintah tidak akan menutup mata terhadap pengabdian yang telah bapak dan ibu berikan,” tambahnya.

Proses pengusulan ini akan dilaksanakan sesuai ketentuan Kementerian PANRB, mulai dari penetapan kebutuhan hingga penetapan nomor induk PPPK Paruh Waktu. Keputusan akhir mengenai pengangkatan sepenuhnya menjadi kewenangan Menteri PANRB.

BACA JUGA:
DPRA Bentuk Satgas Khusus: Kawal Ketat Pemulihan Bencana Hidrometeorologi di Serambi Mekkah

Selain itu, Zulkifli mengingatkan para tenaga non-ASN untuk tidak hanya bergantung pada satu sumber penghasilan. Pemko Sabang ke depan akan fokus pada program yang memperkuat ekonomi masyarakat, seperti pengembangan potensi lokal nilam dan cokelat.

“Ke depan kita harus lebih kreatif untuk meningkatkan kesejahteraan. Pembangunan tidak hanya fokus pada infrastruktur, tapi juga pada ekonomi rakyat,” tutup Wali Kota. []

Perkuat Syariat Islam, Gubernur Mualem Inisiasi Pertemuan Ulama Seluruh Aceh

TERKAIT LAINNYA