KETIKKABAR.com – Saat ini sedang terjadi ketegangan yang meningkat antara Amerika Serikat (AS) dan Rusia terkait isu nuklir.
Keduanya merupakan negara dengan kekuatan nuklir terbesar di dunia, dan perbandingan kekuatan mereka menjadi penting untuk dipahami.
Berikut adalah ringkasan perbandingan kekuatan nuklir AS dan Rusia.
Berdasarkan data dari Federation of American Scientists dan Reuters, AS dan Rusia mendominasi sekitar 90% total persenjataan nuklir dunia, dengan lebih dari 12.000 hulu ledak.
1. Jumlah Hulu Ledak Nuklir
- Rusia memiliki sekitar 5.459 unit, dengan 1.718 hulu ledak yang siap tempur.
- AS memiliki sekitar 5.177 unit, dengan 1.770 hulu ledak yang siap tempur.
Secara total, Rusia sedikit lebih unggul dalam jumlah kepemilikan hulu ledak.
2. Kekuatan Nuklir Strategis
Kekuatan nuklir strategis mengacu pada senjata yang dirancang untuk menyerang target jarak jauh, seringkali antarbenua.
- Rusia secara aktif memodernisasi rudal balistik antarbenua (ICBM) seperti Yars dan Sarmat. Mereka juga memperbarui armada kapal selam kelas Borei dan pesawat pengebom PAK-DA.
- AS terus memodernisasi “triad nuklir” mereka yang terdiri dari rudal yang diluncurkan dari darat, laut, dan udara. Armada mereka mencakup 14 kapal selam kelas Ohio yang membawa misil Trident II, serta pesawat pengebom B-2 dan B-52, dan pesawat tempur terbaru B-21 Raider.
3. Kekuatan Nuklir Taktis
Kekuatan nuklir taktis adalah senjata dengan jangkauan lebih pendek, dirancang untuk digunakan di medan pertempuran.
- Rusia memiliki ribuan hulu ledak taktis yang siap tempur, memberikan mereka fleksibilitas strategis di kawasan tanpa harus langsung meningkatkan eskalasi menjadi perang nuklir penuh.
- AS memiliki taktik yang lebih terbatas di kategori ini, dan lebih banyak mengandalkan triad nuklir strategis mereka sebagai tulang punggung kekuatan “pencegahan” (deterrence).
Secara keseluruhan, Rusia memiliki keunggulan dalam jumlah total hulu ledak nuklir dan fokus pada senjata nuklir taktis.
Sementara itu, AS unggul dalam modernisasi sistem pengiriman senjata nuklir yang canggih, terutama melalui strategi triad nuklir mereka, serta melakukan investasi jangka panjang yang besar dalam persenjataan.[]
Tanggapi Ancaman Nuklir Rusia, Donald Trump: AS Harus Siap Sepenuhnya











