Daerah

Layanan Penerbangan Langsung Umrah Lion Air Aceh-Jeddah Resmi Dibuka

KETIKKABAR.com – Penerbangan langsung umrah dari Banda Aceh ke Jeddah resmi diluncurkan oleh Maskapai Lion Air di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) pada Kamis (31/7/2025).

Peluncuran ini ditandai dengan acara integral ceremony dan pelepasan perdana jemaah umrah.

Acara pelepasan turut dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Keistimewaan Aceh, SDM dan Kerja Sama Setdakab Aceh Besar, Adi Dharma SPd MPd, serta berbagai tokoh penting lainnya.

Dalam sambutannya, Adi Dharma mewakili Pemkab Aceh Besar menyampaikan apresiasi atas kontribusi Lion Air dalam mempermudah masyarakat Aceh Besar menunaikan ibadah umrah.

“Ini merupakan bukti nyata dedikasi Lion Air dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan dan dukungan terhadap kebutuhan masyarakat Aceh,” katanya.

BACA JUGA:
Wagub Fadhlullah Ajak Wartawan Perkuat Kolaborasi dalam Isu Kebencanaan

Senada dengan itu, Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Zahrol Fajri, S.Ag, MH, juga mengapresiasi komitmen Lion Air dan PT Abusiraj Semesta Qurani.

Ia meyakini, jalur penerbangan langsung ini akan menstimulus ekosistem layanan umrah yang lebih berkualitas dan kompetitif di Aceh.

“Antusiasme masyarakat Aceh untuk menunaikan ibadah umrah sangat tinggi. Apalagi masa tunggu haji kita di Aceh kini telah mencapai 34 tahun. Umrah menjadi satu-satunya jalan bagi banyak umat untuk melepaskan rindu kepada Baitullah,” ujarnya.

Zahrol juga berpesan kepada para perusahaan travel umrah di Aceh untuk memanfaatkan peluang ini dengan menyusun paket-paket ibadah yang tidak hanya ekonomis, tetapi juga mendalam secara spiritual.

BACA JUGA:
Buka Banda Aceh Experience, Sekda Aceh Tekankan Kolaborasi dan Hilirisasi Industri

Kepada para jemaah umrah yang berangkat, ia berpesan agar berangkat dengan niat ikhlas, berdoa sebanyak-banyaknya, dan menjadi duta Aceh yang mencerminkan akhlak mulia di tanah suci.

“Doakan Provinsi Aceh agar senantiasa mendapat perlindungan dan keberkahan dari Allah SWT,” pungkasnya.

Pelepasan jemaah umrah perdana ini ditandai dengan prosesi peusijuek (tepung tawar) yang dilakukan oleh Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Wali Kota Banda Aceh Iliza Saaduddin Jamal, Staf Ahli Bupati Aceh Besar, dan Direktur Abu Siraj Khusaini Amri, S.Pi.[]

Misteri Kematian Diplomat Arya Daru: Polisi Duga Depresi, Analis Soroti Ponsel dan Pertanyaan Sensitif

TERKAIT LAINNYA