Daerah

Bupati Aceh Besar Apresiasi Pembangunan Sumur Bor Sucofindo untuk Masyarakat Lambleut

KETIKKABAR.com – PT SUCOFINDO (Persero) meresmikan bantuan sumur bor air bersih di Gampong Lambleut, Kecamatan Darul Kamal, Aceh Besar, Selasa (2/6/2026).

Program yang menjadi bagian dari perayaan HUT ke-70 perusahaan ini merupakan inisiatif kolaboratif bersama ABPEDNAS dan Kejaksaan RI dengan mengusung tema “Mengabdi, Jaga Air Bersih untuk Negeri”.

Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, menyambut positif bantuan tersebut. Ia menyebut kehadiran sumur bor ini sebagai hadiah yang sangat berharga bagi warga setempat dalam memenuhi kebutuhan dasar.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada SUCOFINDO atas bantuan sumur bor ini untuk masyarakat Gampong Lambleut. Ini merupakan hadiah yang luar biasa,” ujar Muharram Idris saat memberikan sambutan.

Muharram menambahkan, langkah SUCOFINDO memiliki nilai kemanusiaan yang tinggi, selaras dengan keteladanan Sayyidina Utsman bin Affan yang mewakafkan sumur untuk kepentingan umat.

BACA JUGA:
Ribuan Warga Hadiri Open House Idul Adha di Kediaman Bupati Aceh Besar

Ia berharap program ini tidak berhenti di sini, mengingat luasnya wilayah Aceh Besar dan masih terbatasnya akses air bersih.

“Layanan air bersih melalui PDAM saat ini baru menjangkau sekitar 38 persen masyarakat. Sisanya masih menggunakan air yang kurang layak, yang berpotensi menimbulkan masalah kesehatan,” jelasnya.

Respons Proposal Mendiang Keuchik Komisaris Independen PT SUCOFINDO, Mahatma Gandhi, mengungkapkan bahwa pemilihan lokasi di Gampong Lambleut bermula dari aspirasi yang disampaikan mendiang Keuchik Bahrunnazar.

Proposal tersebut mendapat respons cepat dari perusahaan karena kondisi kualitas air di lokasi tersebut yang sebelumnya kurang layak konsumsi.

Mahatma menjelaskan bahwa pembangunan sumur bor ini merupakan bagian dari target nasional pembangunan 70 sumur dalam rangka HUT ke-70 SUCOFINDO.

“Air merupakan sumber kehidupan. Ketika kami menerima proposal tersebut dan mengetahui kondisi kualitas air di lokasi yang kurang layak konsumsi, kami tergerak untuk merealisasikan bantuan ini,” ungkap Mahatma.

BACA JUGA:
Sekda Aceh Lepas Pawai Takbir Keliling Sambut Idul Adha 1447 H

Pengawasan Program Nasional Sementara itu, perwakilan ABPEDNAS, Teuku Fadli, menegaskan bahwa pihaknya bersama Kejaksaan RI berkomitmen mengawal program strategis ini hingga ke tingkat desa.

Ke depan, peran Badan Permusyawaratan Desa (Tuha Peut) akan diperkuat sebagai bagian dari ABPEDNAS untuk melakukan pengawasan terhadap program strategis nasional.

“Di Aceh, Badan Permusyawaratan Desa dikenal dengan sebutan Tuha Peut. Ke depan, seluruh anggota Tuha Peut akan dilibatkan sebagai bagian dari ABPEDNAS dalam fungsi pengawasan program strategis nasional,” ujar Fadli.

Acara peresmian ini turut dihadiri oleh jajaran direksi dan komisaris PT SUCOFINDO, perwakilan Kejaksaan Tinggi Aceh, Kepala Dinas DPMG Aceh Besar, unsur Forkopimcam Darul Kamal, serta tokoh dan masyarakat Gampong Lambleut.

Pemerintah daerah pun berkomitmen menjaga fasilitas tersebut agar dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat luas.[]

TERKAIT LAINNYA