KETIKKABAR.com – Presiden Ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), menyatakan keyakinannya bahwa Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan berkembang menjadi partai besar di masa depan.
Pernyataan ini disampaikan dalam Kongres PSI 2025 di Graha Saba Buana, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (19/7).
Menurut Jokowi, PSI memiliki karakteristik unik karena kepemilikan partai diibaratkan seperti saham yang dimiliki bersama oleh seluruh pengurus, anggota, dan kader. Tidak ada kepemilikan tunggal oleh elit maupun keluarga.
“Saham partai ini dimiliki oleh seluruh pengurus, oleh seluruh anggota, oleh seluruh kader. Tidak ada kepemilikan elit, tidak ada kepemilikan keluarga apalagi, semua memiliki saham yang sama,” ujar Jokowi.
Jokowi juga menilai branding PSI sebagai partai Super TBK membuat kader merasa memiliki partai dan berupaya membesarkannya secara bersama.
Baca juga: Kaesang Pangarep Kembali Terpilih Jadi Ketum PSI, Raih 65% Suara dalam Kongres 2025
Mantan Wali Kota Solo ini memberikan catatan bahwa membangun partai yang kuat dan besar memerlukan tahapan dan kerja keras, tidak bisa instan. Jokowi memproyeksikan PSI akan menjadi partai besar pada tahun 2034, bukan 2029.
Selain itu, Jokowi memberikan makna simbol logo baru PSI berupa gajah merah-putih, yang melambangkan ilmu pengetahuan, kebijakan, kekuatan, dan kebesaran. Jokowi menyatakan dukungan penuhnya untuk PSI.
“Gajah itu kuat dan besar. Oleh sebab itu, saya akan full mendukung PSI,” tegasnya.
Jokowi juga mengingatkan agar PSI segera menyelesaikan struktur partai hingga tingkat desa paling lambat akhir 2027 agar mesin partai siap menghadapi tahun politik 2029.
“Kalau itu bisa diselesaikan, artinya mesinnya siap,” pungkas Jokowi.[]


















