Politik

Siaga 98: Jokowi yang Justru Diduga Punya Agenda Politik Besar Terkait Isu Ijazah

KETIKKABAR.com – Koordinator Simpul Aktivis Angkatan 98 (Siaga 98), Hasanuddin, menilai Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) justru memiliki agenda politik besar di balik polemik keaslian ijazah yang terus bergulir di ruang publik.

Pernyataan itu disampaikan Hasanuddin untuk merespons komentar Jokowi yang sebelumnya mencurigai adanya agenda politik besar di balik isu ijazah palsu dan wacana pemakzulan yang dinilai sebagai upaya untuk merusak reputasi politiknya.

“Kami menduga ada kesengajaan dari Jokowi merawat polemik ini untuk tujuan tertentu. Sehingga Jokowi lah yang patut diduga mempunyai agenda politik besar di balik persoalan ini, bukan sebaliknya,” ujar Hasanuddin

Baca juga: Pengamat: Tuduhan Jokowi Soal Agenda Politik Tak Berdasar dan Cenderung Tendensius

BACA JUGA:
Prabowo Instruksikan Menteri ESDM Segera Eksekusi Pencabutan IUP di Kawasan Hutan

Hasanuddin menyebut, polemik seputar keaslian ijazah Jokowi seharusnya dapat segera diselesaikan jika Presiden berkenan menunjukkan dokumen aslinya kepada pihak-pihak yang mempertanyakannya.

“Kalau Jokowi menunjukkan ijazah aslinya secara terbuka, persoalan ini akan selesai. Tapi faktanya tidak dilakukan, dan justru dibiarkan bergulir,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia mendorong agar Polri mengambil peran aktif dengan memfasilitasi pertemuan antara pihak-pihak yang bersengketa, termasuk Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai almamater Jokowi, dan para penggugat seperti Roy Suryo serta pihak independen sebagai saksi.

“Pertemuan seperti itu bisa mempercepat penyelesaian. Bukan malah membiarkan proses hukum berjalan dari tahap penyelidikan, yang tentu memakan waktu lama dan membuka ruang spekulasi liar,” kata Hasanuddin menambahkan. []

BACA JUGA:
Garuda Institute Desak Aparat Usut Dugaan Kudeta Terhadap Presiden Prabowo

TERKAIT LAINNYA