Daerah

Bupati Aceh Besar Audiensi dengan Direktur Wilayah I BGN Bahas Penyaluran Bantuan

KETIKKABAR.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan hanya langkah taktis menurunkan angka stunting, tapi juga investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa.

Komitmen ini ditegaskan langsung oleh Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, atau yang akrab disapa Syech Muharram, saat bertemu Direktur Wilayah I Kedeputian Bidang Penyediaan dan Penyaluran Badan Gizi Nasional, Wahyu Widisetyanta, S.Si., M.Si, di Kantor Badan Gizi Nasional, Jakarta, Kamis (3/7/2025).

Didampingi Plt. Sekda Aceh Besar, Syech Muharram menyampaikan perkembangan implementasi Program MBG di daerahnya. Ia menegaskan bahwa MBG bukan semata program bantuan makan, tapi strategi besar untuk membentuk generasi unggul dan memperkuat ketahanan sosial.

“Asupan gizi yang cukup dan seimbang sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang anak, baik secara fisik maupun kecerdasan otak,” ujar Syech Muharram.

BACA JUGA:
Polda Aceh Pindahkan Kantor Operasional Layanan BSI dan SPKT ke Gedung Baru

Baca juga: Aceh Besar Serahkan Raqan Pertanggungjawaban APBK 2024, Komitmen Tata Kelola Keuangan Transparan dan Efisien

Tak hanya soal gizi, ia juga menekankan pentingnya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur komunitas yang menjadi tulang punggung program tersebut. Dapur komunitas ini, kata dia, berperan ganda: memberi makan sehat dan memberdayakan ekonomi lokal.

“Kehadiran dapur komunitas membuka peluang usaha bagi warga, menggerakkan ekonomi, dan mempererat gotong royong di masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Wahyu Widisetyanta menyampaikan bahwa MBG merupakan program strategis nasional yang menjadi bagian dari visi besar Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Program ini menjadi salah satu dari delapan misi Asta Cita, khususnya dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM).

BACA JUGA:
Percepat Akses Warga, Personel Kodim 0108/Agara Pasang Pylon Jembatan Gantung di Aceh Tenggara

“Program MBG secara khusus bertujuan mengatasi gizi buruk dan stunting, mendukung kesehatan ibu hamil dan menyusui, serta meningkatkan kualitas pendidikan nasional,” ungkap Wahyu.

Dengan sinergi pusat dan daerah yang kuat, Program MBG diharapkan menjadi katalisator perubahan sosial dan ekonomi, menuju Indonesia yang lebih sehat, cerdas, dan sejahtera.[]

TERKAIT LAINNYA