KETIKKABAR.com – Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais, kembali memantik kontroversi dengan melontarkan tuduhan keras kepada Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).
Dalam unggahan video di kanal YouTube Amien Rais Official, Selasa siang (1/7), Amien menuduh Jokowi menyimpan uang triliunan rupiah secara ilegal dalam sebuah bunker rahasia di rumah pribadinya di Solo.
Tuduhan ini merespons pernyataan sebelumnya dari Beathor Suryadi, politikus senior PDIP, yang juga menyebut adanya bunker penyimpanan uang haram di kediaman Jokowi. Amien bahkan menyatakan ia “cenderung percaya” pada klaim Beathor.
“Seseorang yang punya uang triliunan rupiah atau miliaran dolar tidak mungkin menyimpannya di bank dalam negeri, apalagi kalau uang itu uang haram,” kata Amien dalam videonya.
Ia menilai, menyimpan uang hasil korupsi dalam bunker bawah tanah adalah cara untuk menghindari pelacakan dari lembaga seperti PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan).
Amien menyebut bahwa bungker itu jika benar ada adalah tempat penyimpanan “uang jarahan” milik Jokowi, yang tidak bisa disimpan di sistem perbankan karena akan mudah dilacak aparat.
Ia juga mengklaim bahwa Beathor siap diajak untuk membuktikan keberadaan bunker itu dengan menyertakan aparat keamanan.
Baca juga: Tuduh Jokowi Incar Anaknya, Amien: “Saya Sudah Maafkan, Tapi Allah Pasti Balas”
Tak berhenti sampai soal bunker, Amien Rais kembali mengungkit kecelakaan mobil yang dialami anaknya, Hanafi Rais, di Tol Cipali tahun 2020.
Ia menyebut kecelakaan tersebut sebagai operasi terencana untuk mencelakai anaknya, dan menuduh Presiden Jokowi sebagai dalang di baliknya.
“Mungkin maksud Jokowi, supaya saya syok dan ketakutan,” ujar Amien.
Amien bahkan mengklaim mobil pribadinya juga pernah menjadi target tembakan dalam sebuah insiden lain. Ia menyebut Jokowi mengirim seseorang untuk menembak tangki mobilnya agar meledak dan menimbulkan kepanikan massal.
Meski melontarkan tuduhan serius, Amien menyatakan telah memaafkan Jokowi, sambil meyakini bahwa Tuhan akan memberikan keadilan atas segala bentuk kezaliman.
Di tengah sorotan publik atas video Amien, pernyataan Beathor Suryadi yang menuding adanya bunker uang di rumah Jokowi kembali viral.
Dalam sebuah video yang diunggah akun X @cobeh2022, Beathor bahkan menantang aparat untuk membongkar rumah Jokowi di Solo guna membuktikan ucapannya.
“Kalau dituduh memfitnah Jokowi, kita datangi rumahnya, kita bongkar rumah itu. Di bawahnya ada bunker tempat naro uang,” ujar Beathor dalam video tersebut.
Ia menyebut contoh-contoh kasus korupsi besar yang uangnya disimpan secara fisik, seperti dalam kontainer atau brankas bawah tanah, karena tidak bisa lagi disimpan di bank.
Beathor juga merujuk pada kasus uang tunai Rp920 miliar milik oknum Mahkamah Agung dan Rp11 triliun dari kasus korupsi lainnya sebagai perbandingan.[]


















