Nasional

Putin Siap Banjiri RI dengan Energi: Minyak, Gas, hingga Nuklir!

KETIKKABAR.com – Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan kesediaannya untuk memperluas pasokan energi ke Indonesia, termasuk memperkuat kerja sama strategis di sektor minyak, gas, nuklir, hingga teknologi tinggi.

Pernyataan itu disampaikan usai pertemuan bilateral dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Konstantinovsky, St. Petersburg, Kamis, 19 Juni 2025.

“Perusahaan Rusia bekerja secara efektif di pasar Indonesia. Kami siap menambah pasokan minyak dan gas alam cair ke pasar Indonesia,” ujar Putin dalam konferensi pers bersama.

Baca juga: WNI Terjebak di Iran, Pemerintah Siaga 1!

Salah satu kerja sama konkret yang tengah berjalan adalah proyek antara perusahaan minyak dan gas Rusia, Zarubezneft, dengan Pertamina. Keduanya tengah membangun kilang minyak dan kompleks petrokimia di Provinsi Jawa Timur.

BACA JUGA:
Dukung Asta Cita Presiden Prabowo, Wakapolri Resmikan 378 Unit Rumah Subsidi di Sulawesi Tenggara

Tak berhenti di situ, Putin juga menyatakan komitmen Rusia untuk ikut serta dalam proyek eksplorasi migas baru di wilayah lepas pantai Indonesia. Selain itu, Rusia siap membantu modernisasi infrastruktur guna mendongkrak produksi dari ladang-ladang minyak tua.

“Kami siap terlibat dalam proyek baru di lepas pantai Indonesia dan juga memodernisasi infrastruktur untuk meningkatkan produksi dari ladang tua,” tegasnya.

Baca juga: Rusia Peringatkan AS: Kirim Senjata ke Israel Bisa Picu Neraka di Timur Tengah!

Tak hanya fokus pada energi fosil, Putin juga menawarkan kerja sama di sektor energi nuklir sipil. Ia menyebut Rusia siap mendukung Indonesia dalam mengembangkan teknologi nuklir untuk tujuan damai.

BACA JUGA:
Sekjen Golkar: Kader Jangan Terpancing, Percayakan Kasus Nus Kei ke Polisi

“Kami terbuka untuk bekerja sama di bidang nuklir, termasuk proyek untuk kepentingan damai seperti kesehatan, pertanian, dan pelatihan tenaga ahli,” ujar Putin.

Pertemuan kedua pemimpin ini dinilai sebagai sinyal kuat penguatan hubungan strategis antara Indonesia dan Rusia, terutama dalam menghadapi tantangan global di sektor energi dan teknologi.[]

TERKAIT LAINNYA