Daerah

Peringati Hari Lahir Pancasila, Wabup Aceh Besar: Pancasila Harus Hidup dalam Setiap Aspek Kehidupan

KETIKKABAR.comWakil Bupati Aceh Besar, Drs. H. Syukri, memimpin langsung upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025 yang digelar di halaman Kantor Bupati Aceh Besar, Senin pagi (2/6/2025).

Upacara berlangsung khidmat dengan kehadiran unsur Forkopimda, Plt Sekda Bahrul Jamil, para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, Kepala OPD, ASN, serta tenaga PPPK dari jajaran Pemkab Aceh Besar.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Wabup Syukri membacakan amanat tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Prof. Yudian Wahyudi.

Dalam sambutan tersebut, ditekankan bahwa salah satu pilar utama dalam Asta Cita pembangunan bangsa adalah memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia.

“Kemajuan tanpa arah ideologis mudah goyah. Ekonomi yang tumbuh tanpa nilai Pancasila bisa menciptakan ketimpangan. Teknologi tanpa bimbingan moral bisa mengarah pada dehumanisasi,” tegas Yudian melalui sambutan yang dibacakan Wabup.

Baca Juga: Perkuat Swasembada Pangan, Kodam Iskandar Muda Terima Audiensi Brigade Pangan Kementan

Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk merevitalisasi nilai-nilai Pancasila dalam semua lini kehidupan: dari pendidikan, pemerintahan, hingga ruang digital.

BACA JUGA:
IHSG Anjlok 4,39 Persen, Rupiah Terpuruk ke Level Rp18.137 per Dolar AS

Penanaman nilai-nilai luhur Pancasila, lanjutnya, harus dimulai sejak dini, tak hanya dalam kurikulum, tapi juga dalam praktik keseharian.

“Sekolah dan universitas harus melahirkan generasi cerdas intelektual, tangguh dalam karakter, dan kuat secara moral,” ujar Wabup Syukri saat menyampaikan pesan tersebut.

Di sektor pemerintahan, nilai Pancasila harus diwujudkan melalui layanan publik yang adil, transparan, dan berpihak kepada masyarakat.

Setiap kebijakan yang diambil, kata Yudian, mesti mencerminkan semangat keadilan sosial, bukan hanya menguntungkan segelintir kelompok.

Dalam bidang ekonomi, pembangunan yang merata menjadi fokus utama. “Keadilan sosial sebagai semangat sila kelima menuntut kita untuk memberdayakan UMKM, koperasi, dan ekonomi kerakyatan, agar tak ada yang tertinggal dalam kemajuan,” demikian dikutip dari sambutan.

BACA JUGA:
Dugaan Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Hentikan Operasional Program MBG

Wabup Syukri menegaskan, Hari Lahir Pancasila harus menjadi momentum kolektif untuk memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai luhur bangsa.

“Bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi panggilan untuk terus menghidupkan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kaban Kesbangpol) Aceh Besar, H. Sofian, SH, menjelaskan alasan pelaksanaan upacara dilakukan pada 2 Juni 2025.

Menurutnya, hal tersebut sesuai dengan perubahan yang tertuang dalam Surat Edaran Kepala BPIP Nomor 4 Tahun 2025, yang merevisi edaran sebelumnya.

“Semestinya upacara digelar pada 1 Juni, namun sesuai perubahan edaran, pelaksanaannya dijadwalkan pada Senin, 2 Juni 2025,” terang Sofian kepada awak media usai upacara.

Upacara Harlah Pancasila ini menjadi peneguhan kembali semangat kebangsaan, sekaligus pengingat bahwa nilai-nilai Pancasila harus terus hidup dan membumi dalam setiap aspek kehidupan rakyat Indonesia.[]

TERKAIT LAINNYA