Nasional

Heboh! Oknum Polisi di Gorontalo Diduga Lakukan Kekerasan Seksual dan Pemerasan terhadap Mahasiswi

KETIKKABAR.com – Nama Aksel Mopangga, seorang oknum polisi yang bertugas di Polres Bone Bolango, Gorontalo, mendadak jadi sorotan publik. Pasalnya, ia diduga terlibat dalam skandal asusila yang mencoreng institusi kepolisian.

Skandal ini mencuat setelah seorang mahasiswi melaporkan bahwa dirinya menjadi korban kekerasan seksual oleh Aksel. Tak hanya itu, Aksel juga diduga melakukan pemerasan terhadap korban dengan modus rayuan asmara.

Dikutip dari gorontalo.antaranews.com, pengakuan korban disampaikan langsung saat membuat laporan ke kepolisian pada Minggu (1/6/2025). Dalam laporan tersebut, korban mengaku mengalami tindak kekerasan seksual dari pria yang diketahui telah menikah tersebut.

“Polres Bone Bolango, Provinsi Gorontalo menyatakan sedang menangani kasus kekerasan seksual terhadap seorang mahasiswi yang melibatkan oknum polisi,” bunyi pernyataan resmi yang dikutip dari sumber terkait.

BACA JUGA:
Pemerintah Pastikan Impor Minyak dari Rusia, Bahlil: Upaya Diversifikasi dan Amankan Stok Nasional

Kasus ini mulai ramai diperbincangkan setelah beredar tangkapan layar percakapan antara korban dan Aksel di media sosial. Dalam obrolan tersebut, Aksel tampak gencar merayu korban dan mengajaknya menjalin hubungan spesial, meski dirinya telah memiliki istri.

Tak hanya sebatas rayuan, Aksel juga diduga memanfaatkan relasi tersebut untuk meminta uang kepada korban. Nilainya disebut telah mencapai jutaan rupiah. Yang lebih menghebohkan, hubungan keduanya bahkan sudah mengarah pada tindakan layaknya suami istri.

Baca Juga: Warga Gerebek Oknum Polisi Berduaan dengan Mahasiswi, Ketua AMSI Nyaris Dikepung Rekan Sesama Leting

Korban mengaku tergiur janji manis sang oknum polisi yang bersedia menikahinya. Namun, janji tersebut kini hanya tinggal dusta, sementara korban harus menanggung trauma mendalam.

BACA JUGA:
Selat Malaka Memanas, Asintel Panglima TNI Kumpulkan Aparat Intelijen di Batam!

Pihak Polres Bone Bolango telah mengonfirmasi tengah mendalami laporan tersebut. “Kami akan menindaklanjuti kasus ini dengan serius sesuai hukum yang berlaku,” ujar salah satu pejabat kepolisian yang enggan disebutkan namanya.

Skandal ini menjadi sorotan luas masyarakat Gorontalo, mengingat peran aparat penegak hukum seharusnya menjadi pelindung, bukan malah menjadi pelaku kekerasan.

Publik kini menanti langkah tegas dari kepolisian agar kasus ini tidak berakhir dengan impunitas.[]

TERKAIT LAINNYA