Politik

Andi Arief: Percaya UGM, Kasus Ijazah Jokowi Jangan Dibuat Gaduh

KETIKKABAR.com – Politikus senior Partai Demokrat, Andi Arief, menyatakan keyakinannya terhadap keaslian ijazah Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang diterbitkan oleh Universitas Gadjah Mada (UGM).

Ia menganggap isu ini seharusnya tidak perlu dibesar-besarkan, apalagi dibawa ke ranah internasional.

“Masalah sederhana mau dibuat rumit pakai forensik internasional. Mau menyelesaikan masalah atau membuat gaduh? Lama-lama ngeselin,” ujar Andi lewat akun X miliknya, Jumat, 16 Mei 2025.

Andi menegaskan kepercayaannya terhadap pernyataan resmi UGM yang menyatakan ijazah Jokowi asli. Ia pun mengkritik pihak-pihak yang terus meragukan keabsahan dokumen tersebut.

“Saya percaya UGM. Kalau gak percaya, itu hak, tapi jangan mengada-ada,” ujarnya.

Pernyataan itu menanggapi unggahan terbaru dari dokter Tifa atau Tifauzia Tyassuma, salah satu pelapor dalam kasus ijazah Jokowi. Melalui akun X-nya, dokter Tifa menyatakan akan membawa perkara ini ke ranah internasional.

Ia menyebut akan melibatkan peneliti diaspora dari tiga benua dan lembaga forensik global untuk mengusut dugaan pemalsuan ijazah Jokowi.

BACA JUGA:
Berkas Lengkap, Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Siap Disidangkan

“Persoalan ijazah ini adalah ancaman marwah ilmiah yang direndahkan menjadi kriminalisasi terhadap para ilmuwan,” kata dokter Tifa.

Ia menegaskan bahwa langkah itu diambil demi mencari kebenaran melalui metode ilmiah.

“Perjuangan ini untuk meletakkan fondasi kejujuran, kebenaran, dan keadilan bagi bangsa dan negara ke depan,” ujar Tifa, sembari merilis video penjelasannya.

UGM Siap Hadapi Gugatan

Sementara itu, Universitas Gadjah Mada menyatakan kesiapannya menghadapi gugatan perdata di Pengadilan Negeri Sleman terkait ijazah Presiden Jokowi. Sidang perdana dijadwalkan berlangsung Kamis, 22 Mei 2025.

Kepala Biro Hukum UGM, Veri Antoni, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima salinan gugatan dan sedang mempersiapkan jawaban serta bukti pendukung.

BACA JUGA:
Jokowi Bakal Keliling Indonesia, Hendri Satrio: Waspada Safari Politik Bisa Ciptakan "Musuh"

“Kami pelajari gugatannya, tentu hal-hal yang menguatkan kami dipersiapkan,” kata Veri di PN Solo, Rabu, 14 Mei 2025.

Ia menegaskan bahwa sebagai institusi pendidikan, UGM akan menghormati proses hukum yang berjalan dan siap membuktikan keabsahan ijazah Jokowi di pengadilan.[]

TERKAIT LAINNYA