Ekonomi

BSI Aceh Perluas Jangkauan EDC Syariah, Transaksi Tembus Rp61,2 Miliar

KETIKKABAR.co – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Aceh kian agresif memperkuat penetrasi transaksi digital dengan memperluas jaringan mesin EDC (Electronic Data Capture).

Langkah ini sekaligus menegaskan positioning BSI sebagai pionir penyedia EDC Syariah pertama di Indonesia.

Regional CEO BSI Aceh, Wachjono, menyebutkan hingga akhir April 2025, tercatat 1.715 unit EDC telah terpasang di wilayah Aceh. Angka itu akan terus bertambah seiring strategi perluasan layanan digital yang menyasar berbagai lini usaha.

“EDC BSI akan menjangkau merchant dari ekosistem syariah, lifestyle, fashion, ritel modern, hingga layanan kesehatan dan F&B dengan kebutuhan transaksi harian tinggi dan detail arus kas,” ujar Wachjono.

Hasilnya, sepanjang April 2025, volume transaksi EDC BSI Aceh mencapai 155 ribu transaksi dengan nilai lebih dari Rp61,2 miliar—tumbuh 65,6 persen dibanding periode sama tahun lalu.

BACA JUGA:
Kabar Duka, Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu Tutup Usia

Wachjono menambahkan, ekspansi mesin EDC menjadi bagian dari penguatan layanan digital BSI yang telah mencakup aplikasi BYOND by BSI, BEWIZE, jaringan ATM/CRM, QRIS, hingga Agen BSI. “Layanan e-banking kami lengkap. Ini memperkuat komitmen BSI membangun ekosistem digital, terutama untuk pelaku ritel dan UMKM,” tutupnya.[]

TERKAIT LAINNYA