KETIKKABAR.com – Ukraina mengklaim berhasil menembak jatuh jet tempur Su-30 Rusia menggunakan drone kapal di Laut Hitam pada Jumat (2/5/2025), sebuah pencapaian pertama di dunia.
Intelijen Pertahanan Ukraina menyatakan, jet tersebut bernilai sekitar 50 juta dollar AS (Rp 823 triliun).
Intelijen Pertahanan Ukraina menyebutkan bahwa jet tempur Rusia terbakar di udara dan akhirnya jatuh ke laut, seperti yang dilansir CNN.
“Ini adalah pertama kalinya di dunia sebuah jet tempur dihancurkan oleh drone kapal,” ujar Intelijen Pertahanan Ukraina.
Intelijen Pertahanan Ukraina menambahkan, jet tempur itu ditembak jatuh di dekat Novorossiysk, kota pelabuhan utama bagi Rusia di mana Ukraina mengeklaim masih ada sisa-sisa armada Laut Hitam Rusia.
Kementerian Pertahanan Rusia belum mengomentari insiden tersebut.
Di sisi lain, klaim dari Ukraina tersebut didukung oleh seorang blogger militer Rusia, Fighterbomber, di Telegram pada Sabtu.
“Ukraina mengerahkan lebih dari tiga lusin drone kapal ke daerah Novorossiysk. Setelah jet (kami) terkena tembakan, kru jatuh di air, dikelilingi oleh drone kapal musuh,” tulis Fighterbomber di Telegram pada hari Sabtu.
Pada Desember tahun lalu, Intelijen Pertahanan Ukraina juga mengeklaim berhasil menghancurkan dua helikopter Rusia menggunakan rudal laut Magura V5 yang dibuat oleh militer dan teknisi Ukraina.
Ketika perang berkecamuk dan berlarut-larut, Kyiv semakin mengandalkan drone untuk mencoba mengimbangi kekuatan Rusia, yang masih memiliki pasukan dan sumber daya militer lebih unggul.
Sejak Rusia menganeksasi Crimea pada 2014 dan setelah kerugian lebih lanjut akibat invasi Moskwa pada 2022, Ukraina tidak lagi memiliki angkatan laut fungsional di Laut Hitam.[]









