KETIKKABAR.com, Banda Aceh – Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Aceh Kombes Pol. H. Iskandar Z.A. menghadiri kuliah umum Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily di Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh, Selasa (3/11/2026).
Iskandar hadir mewakili Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan. Dalam kegiatan tersebut, dia turut didampingi Direktur Reserse Narkoba dan Direktur Lalu Lintas Polda Aceh.
Kuliah umum yang berlangsung di Event Hall AAC Dayan Dawood USK itu diikuti mahasiswa, unsur pimpinan daerah, serta kalangan akademisi. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Transformasi Kepemimpinan dan Inovasi Mahasiswa: Mengawal Ketahanan Nasional demi Dampak Nyata bagi Negeri”.
Dalam pemaparannya, Gubernur Lemhannas RI menyoroti pentingnya kepemimpinan dan inovasi dalam memperkuat ketahanan nasional. Dia juga menekankan peran generasi muda, khususnya mahasiswa, dalam memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.
Kegiatan diawali dengan sambutan sekaligus pembukaan oleh Rektor USK Prof. Dr. Mirza Tabrani. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Lemhannas RI dan USK.
Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi kedua lembaga, khususnya dalam bidang pendidikan dan penguatan wawasan kebangsaan.
Sejumlah pejabat turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Sekretaris Utama Lemhannas RI Komjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta dan Deputi Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lemhannas RI Mayjen TNI Raden Djaenudin Selamet, serta sejumlah pejabat Lemhannas RI.
Hadir pula Kepala Badan Kesbangpol Aceh Dr. Munawar, MA, yang mewakili Gubernur Aceh; Tuha Peut Wali Nanggroe Aceh Prof. Dr. Syahrizal Abbas, mewakili Wali Nanggroe; Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Ahmed Zaki Iskandar; dan Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani.
Selain itu, kegiatan tersebut dihadiri unsur TNI, kejaksaan, BIN, pimpinan perguruan tinggi, serta alumni Lemhannas.
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto mengatakan kehadiran jajaran Polda Aceh dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap dunia pendidikan. Kehadiran itu juga menjadi upaya memperkuat hubungan antara kepolisian dengan kalangan akademisi dan mahasiswa.
“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga ingin menjadi bagian dari lingkungan pendidikan. Mahasiswa merupakan generasi penerus bangsa yang perlu didukung agar tumbuh menjadi pribadi berintegritas, memiliki wawasan kebangsaan, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujar Joko.
Joko berharap hubungan antara Polri dan perguruan tinggi dapat terus diperkuat melalui komunikasi dan kolaborasi yang berkelanjutan.
“Melalui sinergi ini, kami berharap mahasiswa semakin memiliki kepedulian terhadap persatuan, keamanan, dan masa depan bangsa. Polri terbuka untuk terus membangun kemitraan dengan dunia pendidikan demi mewujudkan masyarakat yang aman, damai, dan sejahtera,” tutup Joko. []











