KETIKKABAR.com — Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Aceh, Kombes Pol. Ricky Purnama Kertapati, meninjau pelaksanaan tes psikologi berbasis Computer Assisted Test (CAT) bagi peserta Pendidikan Alih Golongan (PAG) Tahun Anggaran 2026 di SMA Negeri 1 Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Selasa, 13 Oktober 2026.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses seleksi berjalan tertib dan lancar serta berlangsung secara profesional, transparan, dan akuntabel.
Dalam kegiatan tersebut, Ricky memantau secara langsung jalannya tes psikologi yang menjadi salah satu tahapan seleksi peserta PAG. Tes ini bertujuan menilai aspek psikologis peserta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Peninjauan tersebut juga menjadi bagian dari perhatian Polda Aceh terhadap pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia Polri.
Melalui proses seleksi yang terukur, setiap peserta diharapkan memperoleh kesempatan yang sama untuk mengikuti seluruh tahapan sesuai aturan.
Polda Aceh Tekankan Seleksi Berintegritas
Seleksi Pendidikan Alih Golongan merupakan bagian dari proses pengembangan personel Polri. Karena itu, setiap tahapan diharapkan dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip profesionalitas, objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas.
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, mengatakan seleksi PAG menjadi salah satu upaya Polri untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui mekanisme yang profesional dan berintegritas.
Ia berharap seluruh peserta mengikuti setiap tahapan dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi kejujuran, dan mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan.
“Polda Aceh berkomitmen mendukung pelaksanaan seleksi yang profesional, transparan, dan akuntabel sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas personel Polri. Melalui proses yang berintegritas, diharapkan lahir personel yang kompeten, berkarakter, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutup Joko.
Polda Aceh berharap pelaksanaan seleksi PAG 2026 dapat mendukung pengembangan personel yang kompeten dan berkarakter, sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat. []











