KETIKKABAR.com — PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menyediakan solusi pembiayaan Kendaraan Berwawasan Lingkungan (KBL) yang terjangkau dan sesuai prinsip syariah melalui produk BSI OTO guna merespons lonjakan minat generasi muda terhadap mobil listrik (electric vehicle/EV) hingga Juli 2026.
Langkah strategis ini dihadirkan untuk mendorong percepatan transisi menuju ekosistem transportasi ramah lingkungan sekaligus mendukung penguatan industri otomotif nasional melalui skema angsuran tetap yang aman dan transparan.
Seiring meningkatnya kepedulian anak muda terhadap efisiensi biaya, gaya hidup modern, dan keberlanjutan lingkungan, BSI memperluas akses pembiayaan berbasis syariah untuk memudahkan nasabah memiliki kendaraan impian.
Hingga Juli 2026, outstanding pembiayaan BSI OTO mencatatkan angka sekitar Rp6,75 triliun, atau tumbuh sebesar 11,34 persen secara tahunan (year on year/yoy) dengan kualitas pembiayaan yang tetap terjaga baik.
Secara khusus, segmen pembiayaan kendaraan listrik di BSI menunjukkan lonjakan signifikan hingga mencapai 66 persen.
Pertumbuhan tajam ini mencerminkan tingginya pergeseran preferensi masyarakat yang mulai menjadikan kendaraan listrik sebagai opsi mobilitas masa depan yang efisien serta berkelanjutan.
BSI menilai fenomena adopsi EV di kalangan generasi muda tidak hanya didorong oleh keunggulan teknologi dan penghematan biaya operasional harian, melainkan juga oleh kesadaran atas isu lingkungan (sustainability).
Oleh sebab itu, BSI berkomitmen menyediakan skema pembiayaan kompetitif yang selaras dengan nilai-nilai syariah untuk menyokong pengembangan ekonomi hijau di Tanah Air.
Direktur Retail Banking BSI, Kemas Erwan Husainy, menegaskan bahwa kepemilikan kendaraan pribadi di masyarakat tetap tinggi, namun kini diiringi pertimbangan finansial yang lebih cerdas dan bertanggung jawab.
“Pertumbuhan pembiayaan BSI OTO juga menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan pribadi tetap kuat. Namun kini, keputusan pembelian semakin disertai pertimbangan yang matang, termasuk dalam memilih skema pembiayaan yang aman, transparan, dan sesuai prinsip syariah. Melalui BSI OTO, perseroan berharap dapat menjadi mitra masyarakat dalam mewujudkan mobilitas yang lebih modern, bertanggung jawab, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung pengembangan industri otomotif nasional menuju ekonomi hijau”.ujar Direktur Retail Banking Bank BSI, Kemas Erwan Husainy.
Melalui konsistensi layanan BSI OTO, perseroan optimistis dapat terus memfasilitasi kebutuhan gaya hidup generasi muda sekaligus memperkokoh posisi BSI sebagai pelopor pembiayaan otomotif ramah lingkungan di Indonesia.[]










