Internasional

Memanas! Iran Hujani Pangkalan Militer dan Kapal Perang AS dengan Puluhan Rudal Balistik

KETIKKABAR.com — Ketegangan di kawasan Timur Tengah bereskalasi secara drastis setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) melancarkan serangan balasan terhadap aset-aset militer Amerika Serikat.

Langkah militer ini diambil menyusul penembakan terhadap lima kapal tanker Iran oleh pihak AS dalam dua hari terakhir.

Dalam keterangan resminya, IRGC menyatakan bahwa puluhan rudal balistik telah dihujumkan ke arah pangkalan militer AS di Yordania hingga dilaporkan menghancurkan fasilitas tersebut. Selain pangkalan darat, serangan presisi ini juga menyasar armada laut militer AS.

Menurut IRGC, unit operasional militernya berhasil menyerang kapal perusak (destroyer) USS DDG-119 dan USS DDG-53 yang dilengkapi dengan sistem pertahanan Aegis serta rudal jelajah. Serangan ini ditegaskan sebagai bentuk perlawanan atas eskalasi di perairan regional.

“(Serangan sebagai respons atas) Tindakan agresif dan serangan jahat terhadap kapal tanker dan kapal minyak Iran,” demikian keterangan IRGC.

BACA JUGA:  Bertahan 9 Hari di Bawah Tanah Tanpa Makanan, Dua Pekerja PLTA Korban Banjir Nepal Berhasil Dievakuasi Selamat

Kendati demikian, skala kerusakan riil akibat serangan balasan tersebut—baik pada pangkalan militer di Yordania maupun kapal perusak AS—hingga kini belum dapat dipastikan secara menyeluruh.

Eskalasi ini dipicu oleh pernyataan Komando Pusat Amerika Serikat (Centcom) yang sebelumnya mengeklaim telah menghancurkan lima kapal tanker minyak Iran dalam kurun waktu 48 jam. Insiden teranyar terjadi di dekat Pulau Kharg pada Selasa (8/9/2026) malam waktu setempat, menyusul klaim militer AS bahwa kapal-kapal mereka sebelumnya menjadi sasaran tembak oleh Iran.

“Kapal perang AS berhasil menghindari percobaan serangan Iran dan terus berpatroli di perairan kawasan. Tidak ada personel AS yang luka,” bunyi pernyataan Centcom.[]

Tidak ada artikel yang ditemukan.

TERKAIT LAINNYA