Internasional

Operasi Besar-besaran: China Kerahkan 16 Pesawat Y-20 ke Iran dalam 56 Jam

KETIKKABAR.comChina dilaporkan mengirim “kode keras” kepada Amerika Serikat dan Donald Trump dengan mengerahkan 16 pesawat kargo militer ke wilayah Iran dalam waktu singkat.

Operasi besar-besaran ini terdeteksi dalam kurun waktu 56 jam dan memicu kekhawatiran serius di kalangan analis keamanan internasional mengenai eskalasi konflik di Timur Tengah.

Pendaratan misterius armada Angkatan Udara China tersebut dinilai sebagai sinyal perlawanan terhadap dominasi geopolitik Barat di kawasan tersebut.

Laporan dari Defence Security Asia menyebutkan bahwa operasi ini merupakan yang terbesar dalam sejarah hubungan militer antara Beijing dan Teheran.

Pesawat angkut strategis jenis Y-20 dikerahkan karena kemampuannya dalam mengangkut peralatan berat jarak jauh hingga kapasitas 66 ton.

BACA JUGA:
Menlu Iran: Agresi "Amerika-Zionis" Pemicu Utama Ketidakstabilan di Selat Hormuz

Aktivitas ini dicurigai sebagai misi sensitif lantaran beberapa pesawat dilaporkan sempat mematikan transponder pelacakan mereka sebelum memasuki wilayah udara Iran untuk menghindari deteksi radar publik.

Spekulasi dari komunitas intelijen menunjukkan adanya dukungan logistik militer terselubung untuk memperkuat pertahanan Iran di tengah konflik dengan Israel.

Para pengamat menduga muatan pesawat tersebut berisi sistem pertahanan udara canggih seperti HQ-9 atau peralatan peperangan elektronik guna menangkal serangan udara dan rudal balistik.

Meskipun Beijing belum memberikan pengakuan resmi, langkah ini mencerminkan perubahan peran China sebagai aktor militer aktif yang siap menantang perseteruan geopolitik di luar wilayah tradisionalnya. []

Kemlu RI: Gabung Dewan Perdamaian Gaza Tak Wajib Bayar US$ 1 Miliar

TERKAIT LAINNYA