KETIKKABAR.com — Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz-2026 menggelar patroli dialogis dan aksi sosial di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, pada Rabu (22/7/2026).
Kegiatan ini dilakukan untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan agar tetap kondusif melalui pendekatan humanis.
Dalam kegiatan tersebut, personel Satgas tidak hanya memantau situasi keamanan wilayah, tetapi juga melaksanakan aksi sosial berupa pembagian pakaian dan makanan kepada anak-anak serta warga sekitar.
Pendekatan persuasif ini disambut positif oleh warga setempat karena dinilai mampu mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat.
Kehangatan interaksi yang terjalin selama patroli turut mendapat apresiasi langsung dari masyarakat Oksibil. Warga menilai kehadiran personel Satgas memberikan rasa aman sekaligus menunjukkan kepedulian nyata terhadap kehidupan sosial masyarakat.
Tokoh masyarakat Pegunungan Bintang, Markus Lepitalem, mengaku senang dengan kegiatan patroli dialogis yang rutin dilakukan tersebut. Menurutnya, kehadiran aparat membuat warga merasa lebih tenang dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Kami senang karena bapak-bapak dari Satgas sering datang menyapa kami, berbincang dengan masyarakat, dan memperhatikan anak-anak. Kehadiran mereka membuat kami merasa aman dan menunjukkan bahwa aparat benar-benar hadir untuk masyarakat. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan,” ungkap Markus Lepitalem.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pendekatan humanis merupakan salah satu prioritas utama dalam pelaksanaan tugas pengamanan di Papua.
“Kami terus mendorong seluruh personel untuk hadir di tengah masyarakat dengan pendekatan yang persuasif dan humanis. Patroli dialogis seperti ini penting untuk memperkuat hubungan antara aparat dan warga, sekaligus memastikan situasi keamanan tetap terjaga secara kondusif,” ujar Kaops.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyampaikan bahwa intensitas patroli akan terus ditingkatkan melalui berbagai metode, baik berjalan kaki maupun menggunakan kendaraan, khususnya di titik-titik rawan dan objek vital.
“Kami mengintensifkan patroli dan komunikasi dengan tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama sebagai bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas. Sinergi dengan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Pegunungan Bintang,” kata Wakaops.
Melalui langkah-langkah preventif, patroli rutin, serta dialog yang berkesinambungan, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas kamtibmas yang aman dan kondusif di Oksibil dan sekitarnya.[]












