KETIKKABAR.com – Situasi keamanan di perbatasan Lebanon kembali memanas setelah militer Israel melancarkan serangan udara ke sejumlah wilayah di Lebanon selatan pada Selasa (28/4/2026).
Insiden yang terjadi di tengah masa gencatan senjata ini mengakibatkan lima orang tewas dan kerusakan infrastruktur sipil yang signifikan.
Serangan udara tersebut menyasar beberapa titik strategis, termasuk pinggiran Kota Bazourieh, Majdal Zoun, dan Al Mansouri.
Rekaman media lokal menunjukkan asap putih tebal membubung tinggi di lokasi kejadian, disertai suara dentuman keras yang memicu kepanikan warga dalam radius beberapa kilometer.
Di wilayah Majdal Zoun, serangan menghantam kawasan permukiman dan menyebabkan tiga personel pertahanan sipil sempat terjebak di bawah reruntuhan bangunan sebelum akhirnya berhasil dievakuasi.
Sementara itu, di Kota Jib Chit, Provinsi Nabatieh, sejumlah bangunan dilaporkan hancur total akibat gempuran tersebut.
Laporan paling tragis datang dari kawasan Al Jabal, di mana sebuah bangunan tempat tinggal hancur terkena bom. Insiden ini menewaskan lima orang yang merupakan anggota dari satu keluarga.
Hingga berita ini diturunkan, pihak militer Israel belum memberikan keterangan resmi terkait alasan spesifik di balik serangan terbaru ini.
Eskalasi tersebut dikhawatirkan akan merusak stabilitas keamanan yang sedang diupayakan melalui kesepakatan internasional.
Saat ini, kondisi di Lebanon selatan dilaporkan masih mencekam. Sebagian besar warga memilih mengungsi ke lokasi yang lebih aman, sementara tim penyelamat terus melakukan penyisiran di bawah puing-puing bangunan untuk mencari kemungkinan adanya korban tambahan. []










