KETIKKABAR.com – Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Kumbang Jaya, Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara, terus menunjukkan tren positif.
Hingga Kamis (23/4/2026), progres pengerjaan fisik proyek infrastruktur tersebut dilaporkan telah mencapai angka 12,35 persen.
Capaian ini menandakan pelaksanaan proyek berjalan sesuai dengan rencana dan tahapan yang telah ditetapkan oleh Kodim 0108/Aceh Tenggara. Pembangunan ini menjadi prioritas untuk membuka isolasi akses transportasi di wilayah binaan tersebut.
Danposramil Darul Hasanah, Peltu Dedi Cahyadi, menegaskan bahwa meskipun pengerjaan terus dipacu, pihaknya tetap mengedepankan ketelitian dan kualitas konstruksi.
“Setiap proses kami kerjakan secara terukur dan sesuai dengan prosedur teknis yang berlaku, sehingga hasil pembangunan nantinya benar-benar kuat, aman, dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang oleh masyarakat,” ujar Peltu Dedi.
Secara teknis, jembatan gantung ini memiliki panjang 220 meter dengan lebar 1,7 meter. Struktur jembatan membentang di atas Sungai Kali Alas yang memiliki kedalaman rata-rata sekitar dua meter.
Saat ini, tim di lapangan tengah fokus pada tahapan krusial seperti pemetaan lokasi (mapping) penentuan titik pemasangan anchor, penggalian lubang anchor, hingga pengerjaan awal pada bentangan bawah jembatan.
Proyek ini menjadi potret nyata sinergi antara TNI dan masyarakat. Sebanyak 20 personel Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama satu personel Zeni Bangunan (Zibang) bahu-membahu dengan dua aparatur desa serta 15 warga setempat dalam proses pengerjaan harian.
Semangat gotong royong ini membuat kendala cuaca yang kadang mendung di sore hari tidak menjadi hambatan berarti.
Keberadaan jembatan ini nantinya diproyeksikan menjadi urat nadi baru bagi warga Kecamatan Badar. Selama ini, keterbatasan akses sering menghambat mobilitas warga menuju lahan pertanian, pengangkutan hasil panen, hingga akses anak-anak menuju fasilitas pendidikan.
Peltu Dedi Cahyadi menegaskan komitmennya untuk merampungkan jembatan ini tepat waktu demi meningkatkan taraf hidup masyarakat lokal.
“Harapan kami, jembatan ini dapat segera rampung dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Pembangunan ini bukan hanya sebatas infrastruktur fisik, tetapi juga merupakan upaya nyata dalam meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat ke arah yang lebih baik,” pungkasnya. []


















