Nasional

Wakapolri: Brimob Harus Profesional, Modern, dan Adaptif Hadapi Ancaman Baru

KETIKKABAR.com – Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo mendorong Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri untuk terus meningkatkan kapabilitas, profesionalisme, dan modernisasi satuan.

Langkah strategis ini dilakukan agar Brimob siap menjawab tantangan keamanan baru yang semakin kompleks dan dinamis.

Hal tersebut ditegaskan dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Korbrimob Polri T.A. 2026 yang berlangsung di Gedung Satya Haprabu Mako Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Dankorbrimob Polri Komjen Pol Ramdani Hidayat beserta jajaran pejabat utama dan Dansat Brimob seluruh Indonesia.

Dalam arahannya, Wakapolri menyoroti munculnya ancaman keamanan hybrid yang menggabungkan gangguan fisik dengan provokasi digital serta disinformasi.

Menurutnya, peningkatan kemampuan personel dan penguatan sistem menjadi kunci utama dalam merespons dinamika tersebut.

“Peningkatan jumlah pasukan tidak akan memberikan dampak optimal tanpa didukung oleh sistem yang kuat, strategi yang tepat, serta kualitas personel yang profesional, unggul, dan humanis,” tegas Komjen Pol. Dedi Prasetyo.

BACA JUGA:
Dukung Asta Cita Presiden Prabowo, Wakapolri Resmikan 378 Unit Rumah Subsidi di Sulawesi Tenggara

Terkait pelayanan publik, Wakapolri menekankan pentingnya pergeseran paradigma melalui prinsip “Melayani, Bukan Menghadapi”.

Brimob diharapkan hadir sebagai pelindung yang menjamin keamanan sekaligus memberikan rasa tenang bagi masyarakat.

Sejalan dengan visi tersebut, Polri mempercepat adaptasi teknologi modern dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), drone surveillance, hingga penggunaan body-worn camera dioptimalkan untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta meminimalkan kesalahan prosedur.

Selain itu, penguatan tugas berbasis riset juga didorong melalui pembentukan Pusat Studi Kepolisian guna meningkatkan analisis terhadap ancaman keamanan asimetris.

Wakapolri turut mengingatkan urgensi kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) akibat musim kemarau panjang. Ia menginstruksikan kesiapan alutsista SAR dan personel dalam kondisi siap operasional untuk memberikan respons cepat.

BACA JUGA:
Pendaftaran SDM Kopdes dan KNMP Dibuka Hingga 24 April, Ini Syarat Lengkapnya

Sebagai arah pengembangan masa depan, Polri telah menetapkan Road Map Transformasi Korbrimob dalam tiga fase: pembangunan fondasi, pengembangan kapabilitas, hingga pencapaian keunggulan global (world class) pada domain fisik maupun siber.

Apresiasi tinggi juga diberikan atas dedikasi Korbrimob sepanjang tahun 2025, yang mencakup keberhasilan Operasi Damai Cartenz, prestasi di World Police & Fire Games, hingga raihan Kompolnas Award sebagai Satker Mabes Polri terbaik.

TERKAIT LAINNYA