Internasional

Pemimpin Tertinggi Taliban Hibatullah Akhundzada Tewas dalam Serangan Pakistan

KETIKKABAR.com – Kabar mengenai tewasnya pemimpin tertinggi Taliban, Hibatullah Akhundzada, mencuat setelah dilaporkan menjadi korban operasi militer Pakistan di wilayah Afghanistan.

Hingga Jumat, 27 Februari 2026, kelompok Taliban yang menguasai Kabul belum memberikan konfirmasi resmi atas informasi tersebut.

Laporan awal berasal dari lembaga think-tank intelijen internasional OSINT Europe. Melalui akun media sosial X @Osinteurope, lembaga itu mengumumkan kabar tersebut pada Jumat pagi waktu setempat.

“Pemimpin tertinggi Taliban, Hibatullah Akhundzada, dikabarkan tewas dalam serangan Pakistan di Afghanistan,” demikian bunyi pernyataan OSINT Europe seperti dikutip pada Jumat (27/2/2026).

Belum ada rincian lebih lanjut mengenai lokasi pasti serangan yang disebut menewaskan Akhundzada. Informasi ini muncul di tengah meningkatnya eskalasi konflik antara Pakistan dan Afghanistan dalam beberapa hari terakhir.

BACA JUGA:
Brimob Xtreme 2026 Resmi Ditutup, Cetak Bibit Atlet Berprestasi Internasional

Eskalasi Serangan Udara

Pakistan dilaporkan melancarkan serangkaian serangan udara ke wilayah Afghanistan sebagai respons atas serangan lintas perbatasan yang dituduhkan kepada kelompok militan.

Pada Jumat pagi, sedikitnya tiga ledakan besar terdengar di Kabul dan dikonfirmasi sebagai serangan udara Pakistan.

Kementerian Pertahanan Afghanistan menyatakan delapan tentaranya tewas dan 11 lainnya mengalami luka-luka akibat serangan tersebut. Namun, Taliban belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kondisi Akhundzada.

Akhundzada dikenal sebagai figur tertutup yang jarang tampil di hadapan publik sejak mengambil alih kepemimpinan Taliban pada 2016, menggantikan Mullah Akhtar Mansour yang tewas dalam serangan drone Amerika Serikat.

Jika kabar kematian itu terkonfirmasi, situasi tersebut berpotensi menjadi pukulan besar bagi pemerintahan Taliban dan memicu ketidakstabilan baru di kawasan.

Akhundzada selama ini memegang peran sentral sebagai pemimpin spiritual dan politik tertinggi kelompok tersebut.

BACA JUGA:
Trump Tabuh Genderang Perang! Perintah Blokade Selat Hormuz: Hancurkan Siapa Pun yang Melawan!

Sementara itu, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyatakan angkatan bersenjata negaranya memiliki kemampuan penuh untuk menghancurkan ambisi agresif pihak lawan.

Ia menegaskan serangan tersebut merupakan respons setimpal atas agresi yang sebelumnya dilakukan dari wilayah Afghanistan. []

TERKAIT LAINNYA