Daerah

Kapolda Aceh Tinjau Pembangunan Jembatan Bailey di Bireuen, Tekankan Sinergi Bantu Korban Banjir

KETIKKABAR.comKapolda Aceh Irjen Pol Drs Marzuki Ali Basyah MM menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam membantu masyarakat terdampak banjir. Ia meminta agar tidak ada ego sektoral yang menghambat proses pemulihan.

“Ego sektoral kita singkirkan, sebab menjadi hambatan yang merugikan masyarakat,” kata Kapolda Aceh pada Kamis (19/02/2026).

Pernyataan itu disampaikan saat Kapolda meninjau lokasi pembangunan Jembatan Bailey di Desa Meunasah Keutapang, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen.

Tinjau Lokasi Jembatan Ambruk

Di lokasi, Kapolda didampingi Wakil Kapolda Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo SIK, Karolog Polda Aceh Kombes Pol Didi Wahyudi SIK MM, Dansat Brimob Polda Aceh Kombes Pol Zuhdi Batubara SIK, Kapolres Bireuen AKBP Tuschad Cipta Herdani SIK MMed Kom, serta Bupati Bireuen H Muckhlis ST.

Desa Meunasah Keutapang merupakan salah satu gampong yang terdampak banjir pada November 2025. Jembatan penghubung antara Gampong Meunasah Keutapang dan Gampong Meunasah Tambo ambruk diterjang banjir, sehingga mengganggu aktivitas warga.

BACA JUGA:  Kodim 0108/Agara dan Warga Gotong Royong Ngecor Pondasi Jembatan Aramco di Aceh Tenggara

Tim dari Polda Aceh telah membongkar sisa bangunan jembatan yang rusak karena dinilai membahayakan masyarakat. Mabes Polri kemudian mengirimkan Jembatan Bailey sebagai pengganti sementara.

Kapolda Marzuki melihat langsung titik yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan Jembatan Bailey. Berdasarkan laporan di lapangan, pekerjaan pondasi dan bantalan jembatan masih dalam tahap awal.

Dukung Percepatan Infrastruktur

Kapolda menegaskan komitmen Polri dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur pascabencana.

“Polri berkomitmen mendukung percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya jembatan yang memiliki peran penting sebagai akses penghubung masyarakat serta mendukung kelancaran mobilitas dan aktivitas perekonomian warga setempat pasca bencana alam,” kata Kapolda Marzuki.

Ia kembali menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak agar proses pembangunan berjalan lancar dan sesuai rencana.

Pembangunan Jembatan Bailey ini diharapkan menjadi solusi sementara untuk memulihkan akses transportasi masyarakat serta memperlancar distribusi barang dan jasa di wilayah Kecamatan Jeunieb dan sekitarnya. []

BACA JUGA:  Untuk Pertama Kalinya, 248 Kepala SMA, SMK dan SLB se-Aceh Dilantik Langsung oleh Gubernur A

TERKAIT LAINNYA