KETIKKABAR.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyebut Amerika Serikat (AS) sebagai salah satu mitra terkuat Indonesia. Ia menegaskan Indonesia tidak melupakan dukungan AS sejak masa perjuangan kemerdekaan.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya di hadapan para pengusaha AS dalam acara Business Summit di US Chamber of Commerce, Washington DC, Rabu (18/2).
“Amerika Serikat adalah salah satu mitra terkuat kami. Kami tidak pernah lupa bahwa Amerika Serikat mendukung perjuangan kemerdekaan kami. Banyak kali Amerika Serikat mengintervensi membantu Indonesia di masa-masa kritis,” kata Prabowo.
Prabowo mengatakan dirinya juga mengingatkan generasi muda Indonesia agar tidak melupakan kontribusi AS, khususnya pada masa-masa krusial di era 1960-an.
“Hal itu juga saya sampaikan kepada generasi muda Indonesia agar jangan melupakan peran yang dimainkan Amerika Serikat dalam kelahiran bangsa kami, baik secara politik maupun ekonomi. Pada masa kritis tahun 60-an saat pertanian kita runtuh karena gejolak di Asia Tenggara, Amerika Serikat membantu kami melalui program PL 480. Itu sangat signifikan,” ujarnya.
Sebagai informasi, PL 480 merupakan program bantuan pangan dari AS yang dicanangkan oleh Presiden Dwight D. Eisenhower pada 1954.
Program tersebut hingga kini masih berlangsung melalui USAID dan disebut memberi manfaat kepada 150 negara dengan 4 miliar orang.
Lebih lanjut, Prabowo berharap ke depan kehadiran AS dalam perekonomian Indonesia semakin kuat. Ia juga menegaskan komitmen pemerintahannya untuk bekerja keras demi kepentingan rakyat dan menjaga tata kelola pemerintahan yang bersih.
“Jadi, kami berharap akan kehadiran Amerika yang lebih kuat dalam ekonomi kami. Saya ingin meyakinkan Anda bahwa kami bekerja sangat keras demi kepentingan rakyat kami. Rakyat Indonesia menuntut tata kelola yang baik, menuntut pemerintahan yang bersih. Inilah posisi saya, pemerintahan yang bersih dan akan menciptakan, mempromosikan, serta membela keadilan dan supremasi hukum,” tandas dia. []









