Daerah

Aceh Ramadhan Festival 2026 Kembali Masuk KEN, Usung Tema “The Truly Spiritual Journey in Serambi Mekkah”

KETIKKABAR.com – Event tahunan Aceh Ramadhan Festival kembali masuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

Festival wisata religi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 1–7 Maret 2026 di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.

Mengusung tema “The Truly Spiritual Journey in Serambi Mekkah”, Aceh Ramadhan Festival 2026 akan menghadirkan pengalaman spiritual Ramadhan melalui rangkaian kegiatan eksibisi, bazar, lomba Islami, buka puasa bersama, hingga pameran artefak Islam.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Dedy Yuswadi, mengatakan masuknya kembali Aceh Ramadhan Festival dalam KEN 2026 menjadi bentuk pengakuan atas konsistensi Aceh menghadirkan event berbasis kearifan lokal dan nilai-nilai keislaman.

“Masuknya kembali Aceh Ramadhan Festival dalam Kharisma Event Nusantara 2026 adalah momentum penting untuk memperkuat positioning Aceh sebagai destinasi wisata religi unggulan nasional. Ini sekaligus menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menghadirkan penyelenggaraan yang lebih baik, lebih tertata, dan berdampak luas bagi masyarakat,” ujar Dedy dalam Rapat Koordinasi Kegiatan Aceh Ramadhan Festival 2026 di Aula Kantor Disbudpar Aceh, Selasa (10/2/2026).

BACA JUGA:
16 Orang Diciduk Sekaligus! Bupati Tulungagung Terjaring OTT KPK

Rapat koordinasi itu dihadiri sejumlah Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), perbankan, BUMN/BUMA, asosiasi perjalanan wisata, serta komunitas pariwisata Aceh.

Dedy menegaskan, keberhasilan pelaksanaan festival sangat bergantung pada dukungan dan sponsorship dari mitra pemerintah maupun dunia usaha.

“Kami mengharapkan koordinasi penuh dan dukungan konkret dari seluruh mitra pemerintah, BUMN/BUMA, perbankan, asosiasi, dan komunitas untuk bersama-sama mengisi ragam kegiatan dalam Aceh Ramadhan Festival. Kegiatan ini sangat bergantung pada sponsorship dan kolaborasi lintas sektor. Event ini bukan hanya milik Disbudpar, tetapi milik kita semua,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemusatan kegiatan di kawasan Masjid Raya Baiturrahman akan memperkuat nuansa spiritual sekaligus menampilkan kekhasan masyarakat Aceh dalam menyambut bulan suci.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Disbudpar Aceh, Akmal Fajar, menjelaskan konsep kegiatan tahun ini dirancang lebih komprehensif dengan memadukan unsur spiritualitas, edukasi, ekonomi, dan kreativitas generasi muda.

“Rencananya rangkaian kegiatan terdiri dari ragam lomba seperti Tahfiz Al-Qur’an, Cerita Islami, Lomba Mewarnai, Lomba Konten Ramadhan, dan Lomba Pidato.

BACA JUGA:
KNA Perkuat Konsolidasi Masyarakat Gayo di Banda Aceh Melalui Halal Bihalal

Selain itu, rencananya juga akan digelar Lomba dan Pameran Kaligrafi Nasional yang menghadirkan peserta dari berbagai daerah di Indonesia,” jelas Akmal.

Panitia juga merencanakan Pameran Mushaf Al-Qur’an dan Manuskrip Islam yang menampilkan kekayaan literasi Islam.

“Melalui konsep Gampong Ramadhan, juga akan menghadirkan puluhan UMKM kuliner khas Aceh dan Nusantara. Pengunjung dapat menikmati takjil tradisional Aceh yang disediakan selama festival berlangsung. Ini menjadi ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus daya tarik wisata,” ujarnya.

Selain kegiatan religi dan ekonomi kreatif, festival ini juga mengusung kepedulian sosial dengan menggalang donasi untuk korban banjir di Aceh serta menggelar Tadarus Ramadhan bersama.

Sebagai bagian dari KEN 2026, Aceh Ramadhan Festival diproyeksikan meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara selama Ramadhan, sekaligus mempertegas identitas Aceh sebagai destinasi spiritual unggulan Indonesia. []

Mualem Sampaikan Terima Kasih kepada Presiden atas Bantuan Sapi Meugang Aceh

TERKAIT LAINNYA