Daerah

Bupati Aceh Besar Bakal Tata Total Pasar Induk Lambaro yang Semrawut

KETIKKABAR.comBupati Aceh Besar, H. Muharram Idris atau Syech Muharram, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menata total kawasan Pasar Induk Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya.

Langkah ini diambil setelah Bupati meninjau langsung kondisi pasar yang dinilai semrawut akibat banyaknya pedagang yang berjualan di bahu hingga badan jalan pada Rabu (21/1/2026).

Kondisi tersebut dianggap sangat mengganggu ketertiban umum serta membahayakan keselamatan pengguna jalan dan memicu kemacetan parah di kawasan tersebut.

Syech Muharram memberikan sorotan tajam khususnya kepada para pedagang buah dan durian yang menggunakan badan jalan sebagai tempat lapak berjualan.

Ia menilai keberadaan mereka menjadi faktor utama penghambat arus kendaraan yang melintas di kawasan pasar induk tersebut.

“Penataan tata ruang pasar menjadi perhatian serius kita. Masih ada pedagang, seperti pedagang buah dan durian, yang berjualan di badan jalan sehingga menghambat arus kendaraan. Ini tentu harus kita tertibkan,” tegas Syech Muharram di lokasi.

Proses penertiban dipastikan akan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan pendekatan persuasif melalui pemberian surat teguran terlebih dahulu kepada para pelanggar.

BACA JUGA:
Dorong Konsumen Cerdas, BSI Perkuat Literasi dan Digitalisasi Layanan yang Aman dan Inklusif

Namun, bupati menegaskan bahwa tindakan tegas berupa operasi penertiban akan segera dilakukan jika imbauan pemerintah tersebut tetap tidak diindahkan oleh para pedagang.

Upaya ini dilakukan demi kepentingan yang lebih besar yaitu kenyamanan dan keamanan seluruh masyarakat yang beraktivitas di area pasar.

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menegaskan bahwa langkah ini bukan bermaksud untuk menutup ruang bagi para pedagang dalam mencari rezeki.

“Kita tidak serta-merta langsung menertibkan. Akan kita beri surat teguran terlebih dahulu. Tetapi jika tetap tidak patuh, maka akan dilakukan operasi penertiban. Tujuan kita bukan mematikan usaha pedagang, melainkan menciptakan kenyamanan, ketertiban, dan keselamatan bagi masyarakat luas,” jelasnya.

Bupati pun menargetkan area sepanjang badan jalan Pasar Induk Lambaro sudah mulai bersih dan tertata sejak keesokan harinya.

Plt Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Aceh Besar, Drs. Sulaimi, M.Si, menyatakan kesiapannya untuk langsung menerjunkan tim guna mendata pedagang di lapangan.

BACA JUGA:
BSI–Pemko Banda Aceh Hadirkan “Banda Aceh Berhaji”, Ustadz Hanan Attaki Isi Kajian Spiritual

Pihaknya akan melakukan sosialisasi intensif agar para pedagang memahami zona mana saja yang dilarang untuk digunakan sebagai tempat berjualan.

“Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan akan segera melakukan pendataan terhadap pedagang yang masih berjualan di badan jalan. Kita juga akan melakukan sosialisasi agar pedagang memahami area mana saja yang boleh dan tidak boleh digunakan untuk berjualan,” ujar Sulaimi.

Pemerintah juga berjanji akan memberikan solusi dengan mengarahkan pedagang ke lokasi berjualan yang sesuai dengan ketentuan tata ruang pasar.

Penataan ini diyakini akan menciptakan ekosistem perdagangan yang lebih baik sehingga jumlah pengunjung pasar dapat meningkat di masa mendatang.

Koordinasi dengan pengelola pasar terus diperkuat agar kebijakan penataan ini dapat berjalan lancar tanpa merugikan pihak manapun demi pertumbuhan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan. []

BI Aceh Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 2026 Capai 4,50 Persen

TERKAIT LAINNYA