KETIKKABAR.com – Wacana Partai Golkar mengenai pembentukan koalisi permanen menuai kritik tajam. Gagasan tersebut dinilai sulit terwujud dan berpotensi hanya menjadi jargon politik, mengingat rekam jejak partai berlambang pohon beringin itu yang dianggap sering tidak konsisten dalam menjaga komitmen koalisi.
Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, menegaskan bahwa watak politik Golkar sejak era Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sarat dengan inkonsistensi. Ia menyoroti kecenderungan partai tersebut untuk membelot dari barisan pendukung pemerintah.
“Golkar bicara koalisi permanen tapi justru Golkar sendiri yang selama ini membuat koalisi rapuh. Kalau kita belajar dari sejarah politik era reformasi polanya selalu berulang,” kata Efriza kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Minggu, 4 Januari 2026.
Sulit Terwujud Tanpa Platform Kuat
Menurut Efriza, gagasan koalisi permanen tidak bisa sekadar diucapkan, melainkan membutuhkan fondasi platform bersama yang kuat serta komitmen jangka panjang lintas kepemimpinan partai. Tanpa hal itu, wacana ini hanya menjadi instrumen taktis sesaat.
“Gagasan ini lebih terlihat sebagai wacana strategis ketimbang realitas politik yang benar-benar bisa dijalankan dalam waktu dekat. Contoh konkretnya sangat banyak,” ujarnya.
Rekam Jejak Sejarah yang Berulang
Magister Ilmu Politik Universitas Nasional (UNAS) tersebut memberikan catatan kritis mengenai perilaku politik Golkar pasca-pemilu.
Ia mencontohkan bagaimana partai ini berkali-kali tercatat keluar dari barisan atau mengubah arah dukungan politiknya, meskipun sebelumnya merupakan bagian dari koalisi pemerintahan.
Efriza memprediksi pola ini masih memiliki peluang besar untuk terjadi kembali di masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
“Jika ditelusuri sejarah pascapilpres, partai yang paling sering tidak konsisten dalam koalisi adalah Golkar. Itu terjadi sejak era SBY, berlanjut di era Jokowi, dan sangat mungkin terulang di era Prabowo nanti,” pungkas Efriza. []
Prabowo Perintahkan Hemat: Eselon Wajib Keluar dari Zona Nyaman!


















