Internasional

Penembakan Brutal Targetkan Perayaan Hanukah di Sydney, ANIC Ikut Mengutuk!

KETIKKABAR.com – Peristiwa penembakan brutal terjadi di Pantai Bondi, Sydney, Australia, pada Ahad (14/12/2025). Insiden terburuk sejak 1995 ini menyebabkan sedikitnya 12 orang tewas dan hampir 30 lainnya luka-luka.

Aksi penembakan tersebut dilakukan oleh dua pria yang melepaskan tembakan ke arah komunitas Yahudi yang tengah merayakan hari raya Hanukah di lokasi tersebut. Menurut kepolisian, acara tersebut dihadiri setidaknya 1.000 orang.

Komisaris Polisi New South Wales, Mal Lanyon, mengungkapkan, dua pelaku penembakan berhasil dilumpuhkan oleh aparat kepolisian Australia. Satu pelaku dilaporkan tewas, sedangkan satu lainnya dalam keadaan kritis.

Lanyon mengatakan, selain 12 orang tewas, termasuk salah satu pelaku, penembakan juga menyebabkan 29 orang luka-luka. Dua di antaranya merupakan petugas kepolisian.

Menurut keterangan saksi mata, aksi penembakan berlangsung selama sekitar 10 menit. Kedua pelaku terlihat mengenakan jaket berwarna hitam dan menenteng senjata laras panjang.

BACA JUGA:  Sultan Hassanal Bolkiah Copot Gelar Menantu Kerajaan, Pengiran Raabi'atul Adawiyyah Dinilai Langgar Etika Istana

Rentetan suara tembakan menyebabkan ratusan orang di tepi Pantai Bondi berlari berhamburan dalam kepanikan.

“Jadi kami meninggalkan semuanya, seperti sandal jepit, semuanya. Kami langsung berlari melewati bukit. Saya pasti mendengar, entah berapa, mungkin sekitar 40, 50 tembakan,” ungkap seorang warga di lokasi, Marcos Carvalho (38 tahun).

Merespons insiden itu, Perdana Menteri Australia Anthony Albanese segera mengadakan pertemuan dewan keamanan nasional dan mengutuk aksi tersebut.

“Ini adalah serangan yang ditargetkan terhadap warga Yahudi Australia pada hari pertama Hanukkah, yang seharusnya menjadi hari sukacita, perayaan iman,” ujarnya.

Albanese menambahkan, aparat kini tengah bekerja keras untuk mengusut tuntas pihak-pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.

“Pada saat yang kelam bagi bangsa kita ini, polisi dan badan keamanan kita sedang berupaya untuk menentukan siapa pun yang terkait dengan kekejaman ini,” tambah Albanese.

Dewan Imam Nasional Australia atau the Australian National Imams Council (ANIC), salah satu organisasi Muslim terbesar di Australia, turut mengutuk aksi penembakan di Pantai Bondi.

BACA JUGA:  Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan EG dan PN dalam Penembakan Dua Warga di Pintu Masuk FBLB Wamena

“Tindakan kekerasan dan kejahatan ini tidak memiliki tempat di masyarakat kita. Mereka yang bertanggung jawab harus dimintai pertanggungjawaban sepenuhnya dan menghadapi hukuman yang setimpal,” katanya dalam sebuah pernyataan.

ANIC juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada para korban dan semua warga yang terdampak.

“Hati, pikiran, dan doa kami bersama para korban, keluarga mereka, dan semua orang yang menyaksikan atau terkena dampak serangan yang sangat traumatis ini,” ucapnya.

ANIC menekankan pentingnya persatuan di tengah musibah ini. “Ini adalah momen bagi semua warga Australia, termasuk komunitas Muslim Australia, untuk bersatu dalam persatuan, kasih sayang, dan solidaritas,” tambah ANIC. []

Penembakan Massal di Pantai Bondi Tewaskan 11 Orang, Polisi Sebut Serangan Teroris

TERKAIT LAINNYA