Internasional

Kerajaan Arab Saudi Sampaikan Belasungkawa dan Doa untuk Korban Bencana Sumatera

KETIKKABAR.com – Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS), menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, Indonesia.

“Kerajaan Arab Saudi menyampaikan belasungkawa yang mendalam dan simpati yang tulus kepada Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan seluruh keluarga korban,” ujar MBS, yang juga menjabat sebagai Perdana Menteri Arab Saudi, seperti dikutip dari Antara.

MBS turut mendoakan para korban bencana, baik yang meninggal dunia maupun yang terluka.

“Semoga Allah Yang Maha Kuasa melimpahkan rahmat-Nya kepada para korban, memberikan kesembuhan yang cepat bagi mereka yang terluka, dan mengembalikan mereka yang hilang kepada keluarga dengan selamat,” tambahnya.

BACA JUGA:
Kolaborasi Forkopimda Aceh Tingkatkan Kesiapsiagaan Antisipasi Karhutla 2026

Sebelumnya, Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah H. Amodi, juga menyampaikan belasungkawa kepada pemerintah Indonesia, khususnya kepada pemerintah Aceh dan para korban bencana.

“Kami menyampaikan belasungkawa kepada pemerintah Indonesia dan Aceh. Semoga para korban luka segera diberikan kesembuhan,” kata Faisal.

Korban Jiwa Terus Bertambah

Data terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Senin, 1 Desember 2025, mencatat jumlah korban jiwa akibat bencana di Pulau Sumatera melonjak drastis hingga mencapai 593 orang.

Selain itu, 468 orang masih dinyatakan hilang, sementara ribuan lainnya luka-luka dan mengungsi di berbagai titik.

Bencana yang melanda tiga provinsi besar—Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat masih menunjukkan dampak destruktif yang sangat luas.

BACA JUGA:
Amien Rais Tantang Pembuktian di Pengadilan Terkait Dugaan Fitnah Hubungan Prabowo-Teddy

Sejumlah desa terputus total, akses jalan dan jembatan roboh, serta aliran listrik dan komunikasi di beberapa lokasi belum sepenuhnya pulih.

Situasi ini membuat upaya evakuasi dan distribusi bantuan semakin sulit dan memerlukan perhatian segera dari pemerintah dan komunitas internasional.[]

Update Bencana Aceh: 173 Meninggal, 204 Hilang, 443.001 Jiwa Mengungsi di 828 Titik

TERKAIT LAINNYA