Daerah

Update Terkini! 441.842 Jiwa Terdampak Akibat Bencana di Aceh

KETIKKABAR.comPemerintah Aceh memberikan update terkini terkait penanganan darurat bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Aceh.

Perkembangan tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, pada rapat koordinasi lanjutan yang digelar di Sekretariat Posko Tanggap Darurat, Minggu (30/11).

Berdasarkan data resmi yang dihimpun hingga pukul 13.00 WIB, tercatat bahwa bencana ini telah berdampak pada 441.842 jiwa.

Dari jumlah tersebut, 80 orang dilaporkan meninggal dunia, 330 orang mengalami luka berat, 1.284 orang luka ringan, dan 71 orang masih dinyatakan hilang.

Sekda Nasir menyampaikan bahwa upaya evakuasi dan pemulihan terus dilakukan, dengan jumlah pengungsi yang tersebar di 229 titik pengungsian mencapai 207.017 jiwa.

“Pendataan terus kami lakukan untuk memastikan akurasi informasi yang akan mempermudah penanganan lebih lanjut,” ujar Nasir.

Meskipun sebagian besar wilayah yang terdampak banjir sudah mulai surut, kondisi endapan lumpur akibat banjir memerlukan penanganan ekstra agar proses evakuasi dan pembersihan dapat berjalan optimal.

Distribusi Bantuan Logistik Terus Dilakukan

Sekda Nasir mengonfirmasi bahwa bantuan logistik terus mengalir ke wilayah-wilayah terdampak. Bantuan melalui jalur laut yang diberangkatkan sebelumnya telah tiba di Pelabuhan Krueng Geukueh pada sore hari ini.

BACA JUGA:
Kinerja BSI Melejit Awal 2026, Pembiayaan Tembus Rp323 Triliun

Selain itu, wilayah yang terisolir juga telah menerima bantuan melalui jalur udara, termasuk Kabupaten Aceh Tengah dan Aceh Tamiang.

Meskipun demikian, ada kendala dalam distribusi komoditas pertanian di Aceh Tengah, di mana 11.000 hektare lahan cabai yang sudah memasuki masa panen belum bisa dikeluarkan akibat akses yang terbatas.

Untuk mengatasi hal ini, Pemerintah Aceh telah berkoordinasi dengan BNPB agar pesawat yang digunakan untuk distribusi logistik juga bisa memuat hasil panen cabai yang harus segera dikeluarkan dari daerah terdampak.

Tanggap Darurat Ditetapkan 14 Hari, Pemulihan Setelahnya

Nasir menegaskan bahwa masa tanggap darurat yang ditetapkan selama 14 hari ini akan difokuskan untuk memastikan semua kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana dapat terpenuhi.

“Selama 14 hari ini kita pastikan semua masyarakat kita sehat, selamat, dan tidak kekurangan suatu apa pun. Akses logistik dan kesehatan juga harus benar-benar menjangkau mereka yang terdampak,” ujarnya.

Setelah fase tanggap darurat selesai, pemerintah akan memasuki fase pemulihan dan rehabilitasi yang lebih komprehensif, dengan prioritas pada pemulihan infrastruktur dan akses publik.

Urgensi Penanganan Hewan Terdampak Bencana

Nasir juga menyoroti pentingnya penanganan terhadap hewan yang terdampak bencana. Dalam upaya mencegah risiko penyebaran penyakit menular, ia telah memerintahkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) untuk segera melakukan evakuasi bangkai hewan yang ditemukan di beberapa titik bencana.

BACA JUGA:
Donald Trump Ultimatum Iran 48 Jam soal Selat Hormuz, Teheran Ancam Tutup Total

Koordinasi Lebih Lanjut untuk Pemulihan

Distribusi bantuan, baik melalui jalur darat, laut, maupun udara, terus dilakukan dengan koordinasi yang lebih intensif antara BNPB, BASARNAS, BPBA, serta TNI-Polri.

BPBA pastikan mobilisasi logistik akan dilakukan setiap hari agar tidak ada penumpukan bantuan di posko dan bisa tersalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

Pemerintah Aceh juga telah mengirimkan perangkat Starlink ke beberapa wilayah terdampak, seperti Bener Meriah dan Takengon, guna memperlancar komunikasi antar tim penyelamat.

Hal ini sangat penting mengingat layanan komunikasi konvensional masih belum pulih sepenuhnya di beberapa daerah.

Imbauan untuk Masyarakat

Sekda Nasir juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

Pemerintah Aceh berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak terkait demi mempercepat proses evakuasi, pemulihan akses, dan penyaluran bantuan, sehingga kondisi di seluruh wilayah terdampak bisa segera pulih.[]

Kapolda Aceh Menembus Sungai Tingkeum, Dampingi Warga yang Lima Hari Terjebak Pascabanjir

Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Kota Banda Aceh & Sekitarnya

Harian Aceh Indonesia
Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh
Tanggal Imsak Subuh Dzuhur Ashar Maghrib Isya
Memuat data resmi...

TERKAIT LAINNYA