KETIKKABAR.com – Dinas Sosial Aceh menggelar Jalan Santai Hari Pahlawan pada Minggu (23/11/2025), diikuti lebih dari 600 peserta dari keluarga besar Dinsos Aceh, TKSK, PSM, Tagana, hingga masyarakat umum.
Kegiatan yang semula tertunda karena penyaluran bantuan banjir ini justru menegaskan satu hal: pelayanan kemanusiaan adalah wujud kepahlawanan masa kini.
Dengan tema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan”, kegiatan ini tak sekadar olahraga pagi, ia menjadi ruang menanamkan kembali nilai perjuangan, keteladanan, dan kebersamaan.

Jalan santai dibuka dengan penampilan drumband SMPN 1 Banda Aceh. Rute dimulai dari Kantor Dinsos Aceh dan berhenti di Taman Makam Pahlawan Gampong Ateuk.
Di sana, seluruh peserta hening sejenak—sebuah jeda sunyi untuk menghormati para pejuang yang mengantar bangsa ini pada kemerdekaan.
Langit mendung kemudian menumpahkan hujan, namun bukannya bubar, peserta justru tetap melangkah. Bagi sebagian, hujan menjadi metafora keteguhan, bahwa tugas pelayanan publik tak memilih cuaca.
Sesampainya di finis, kemeriahan pecah lewat penampilan musik anak-anak penyandang disabilitas binaan PSDBM Darussa’adah Bina Mandiri yang menuai tepuk tangan luas.
Setelah itu, panitia mengundi 164 doorprize, mulai dari sepeda gunung, kulkas, ponsel, hingga peralatan rumah tangga. Sorak tawa peserta membuat suasana semakin hangat dan penuh kekeluargaan.
Plt. Kepala Dinas Sosial Aceh, Chaidir, SE., MM., menegaskan bahwa peringatan Hari Pahlawan bukan sekadar agenda rutin.
“Kita ingin menyambut Hari Pahlawan dengan cara yang meriah, namun tetap bermakna. Selain jalan santai, panitia juga menyiapkan hiburan, kegiatan bersama, dan ditutup makan siang agar suasana kekeluargaan semakin kuat,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi panitia dan seluruh pegawai yang bekerja penuh dedikasi.
“Keberhasilan acara ini adalah buah semangat gotong royong seluruh pegawai dan pilar sosial. Terima kasih kepada Ketua Panitia dan semua pihak yang telah mendukung hingga berjalan sukses,” katanya.
Ketua Panitia, Cut Aja Nurullah, SH., MM., menyampaikan terima kasih atas kerja kolektif seluruh bidang dan pilar sosial yang memastikan acara berjalan tertib dan lancar.
“Lebih dari 600 peserta hadir dengan antusias luar biasa. Ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi sarana edukasi nilai kepahlawanan,” katanya.
Bagi Dinsos Aceh, Jalan Santai ini menjadi simbol bahwa nilai perjuangan para pahlawan harus diterjemahkan ke dalam pelayanan yang manusiawi, merata, dan berkelanjutan.
Lewat kebersamaan dan gotong royong, semangat para pendahulu terus diwariskan dalam kerja nyata untuk masyarakat.[]
Visi Mualem-Dek Fadh: Dinas Sosial Aceh Siap Arungi Bahtera Perubahan











